5 Asas Dalam Perjanjian Internasional

885

Asas Perjanjian Internasional – Perjanjian Internasional adalah sebuah perjanjian yang dibuat di bawah hukum internasional oleh beberapa pihak yang berupa negara atau organisasi internasional.

Sebuah perjanjian multilateral dibuat oleh beberapa pihak yang mengatur hak dan kewajiban masing-masing pihak. Perjanjian bilateral dibuat antara dua negara. Sedangkan, perjanjian multilateral adalah perjanjian yang dibuat oleh lebih dari dua negara.

5 Asas Dalam Perjanjian Internasional

Sebagaimana disinggung di awal bahwa perjanjian internasional adalah perihal penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Perjanjian ini tentu saja tidak boleh dilakukan secara sewenang-wenang. Oleh karena itu, ada beberapa asas perjanjian internasional yang mendasari dan harus dipahami dengan baik.

Adapun beberapa asas dari perjanjian internasional tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Asas pacta sunt servada, artinya adalah sebuah sikap dari semua pihak untuk menaati semua kesepakatan yang telah diputuskan dalam perjanjian tersebut
  2. Asas egality right, artinya adalah setiap pihak yang tergabung dalam perjanjian internasional tersebut memiliki kedudukan yang sama, terutama dalam proses hukum
  3. Asas reciprositas, artinya adalah tindakan yang dilakukan satu negara pada negara tertentu lainnya akan dibalas dengan balasan yang setimpal
  4. Asas bonafides, artinya perjanjian yang dilakukan dari berbagai pihak tersebut harus dilandasi dengan itikad baik dan tidak ada keinginan untuk saling menjatuhkan
  5. Asas courtesy, artinya adalah setiap pihak yang terlibat dalam perjanjian tersebut harus menghormati antar pihak satu sama lain.

Nah, itulah 5 asas dalam perjanjian internasional beserta sedikit pengertian dari perjanjian Internasional. Demikian artikel mengenai perjanjian internasional dan semoga bermanfaat.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here