5 Daftar Negara Terkecil di Asia Tenggara

39

Negara terkecil di kawasan asia tenggara – Negara merupakan bentuk dari organisasi besar yang terdiri dari rakyat dan luas wilayah. Negara ini timbul karena adanya kehendak dari suatu bangsa untuk mengatur atau mengendalikan persoalan bersama atas nama rakyat dan merdeka secara individu dan universal.

Sebuah negara sendiri tersusun dari beberapa unsur, yaitu adanya rakyat, penduduk, warga negara. Selain itu sebuah negara harus memiliki wilayah yang ditempati, seperti daratan, lautan-udara dan ekstrateritorial. Namun berdirinya sebuah negara juga harus mendapat pengakuan dari negara lain, baik secara de fakcto maupun secara de jure.

Indonesia menjadi negara dengan kepulauan terbesar di dunia yang terletak di benua Asia bagian tenggara. Di balik Indonesia yang merupakan negara besar dengan luas 1,905 juta km², masih ada beberapa negara di Asia Tenggara dengan luas sangat kecil dan ada yang masuk ke dalam 20 negara terkecil di dunia. Berikut informasi 5 negara terkecil di Asia Tenggara.

1. Singapura (697 Km²)

Singapura adalah sebuah negara yang memiliki luas 697 Km². Letak astronomis Singapura adalah 1°11′ LU – 1°28′ LU dan antara 103°38’BT – 104°5′ BT, luas wilayah negara ini kurang lebih 658 km persegi. Batas geografis negara Singapura adalah sebagai berikut: – Sebelah utara berbatasan dengan Selat Johor. Singapura adalah Negara yang terletak di kawasan Asia tenggara.

Singapura merupakan negara terkecil di kawasan Asia Tenggara dan terkecil di dunia di antara 20 negara dengan luas wilayah sekitar 682,7 km persegi. Singapuran merupakan Negara Koloni imperial Inggris yang pernah bergabung pada federasi Malaysia pada tahun 1963, setelah mendapatkan kemerdekaan dari Inggris, Singapura memisahkan diri dari federasi Malaysia dan berdiri sebagai Negara sendiri pada 19 agustus Tahun 1965.

Singapura merupakan Negara maju dengan pendapatan per kapita USD. 87.100,-Pendapatan Domestik Bruto ( PDB Nominal ) : USD. 487,9 MiliarTermasuk Negara Maju yang mempunyai tulang punggung ekonomi pengolahan barang import dan export. Industri manukfatur elektronik, pengolahan minyak bumi, bahan kimia, industri perkapalan, pengolahan karet mentah dan industri bahan makanan, pelabuhan dan sektor pariwisata.

2. Brunei Darussalam (5.765 Km²)

Brunei Darussalam adalah sebuah negara yang memiliki luas 5.765 Km². Letak astronomis negara Brunei Darussalam di antara 4’LU – 5’LU dan 114’BT – 115’BT, dan letak geografisnya adalah sebelah utara berbatasan dengan Laut Cina Selatan, sebelah selatan, timur, dan barat berbatasan dengan Malaysia.

Brunei Darussalam adalah sebuah negara monarki absolut yang terletak di Asia Tenggara tepatnya di bagian utara pulau Kalimantan. Monarki absolut adalah sistem pemerintahan yang kepala Negara dan kepala pemerintahannya adalah seorang Raja atau Sultan. Di Brunei Darussalam, Kepala Negara dan Kepala Pemerintahannya adalah seorang Sultan yaitu Sultan Hassanal Bolkiah yang juga merangkap sebagai Perdana Menteri dan Menteri Pertahanan. Ibukota Brunei Darrussalam adalah Kota Bandar Seri Begawan.

Di hubungan luar negeri, Brunei Darussalam bergabung sebagai negara ASEAN yang ke-6 pada tanggal 7 Januari 1984. Brunei Darussalam juga merupakan anggota PBB dan lembaga-lembaga dibawah PBB, negara anggota APEC, OKI (organisasi Kerjasama Islam) dan Asian Development Bank (ADB).

3. Kamboja (181.035 Km²)

Kamboja adalah sebuah negara yang memiliki luas 181.035 Km². Letak astronomis Kamboja yaitu 100LU – 14 0LU, 102 0BT – 108 0BT. Kamboja mempunyai area seluas 181.035 km2. Di sebelah utara berbatasan langsung dengan Laos dan Thailand, yang merupakan daerah pegunungan. Sementara di sebelah barat berbatasan dengan Teluk Thailand, serta di sebelah timur dan selatan dengan Vietnam.

Kerajaan Kamboja atau Kamboja adalah sebuah negara berbentuk monarki konstitusional di Asia Tenggara. Negara ini merupakan penerus Kekaisaran Khmer yang pernah menguasai seluruh Semenanjung Indochina antara abad ke-11 dan 14. Nama resmi negara ini dalam bahasa Indonesia adalah Kerajaan Kamboja.

Nama Kamboja ini tidak diakui secara internasional. Ibu kota Kamboja yaitu Phnom Penh, Bahasa Nasional kamboja yaitu Bahasa Khmer, Negara Kamboja berasal dari Republik Rakyat Kamboja, yang didirikan pada tahun 1979 setelah negara yang didirikan oleh Pol Pot dan Khmer Merah nya yang dinamakan Republik Demokratik Kampuchea dikalahkan. Republik Rakyat Kampuchea, bagaimanapun tetap berdiri dengan hanya pengakuan beberapa negara, seperti Vietnam dan Uni Soviet.

Dalam PBB Kamboja (atau Kampuchea) tetap diwakili oleh rezim Demokratik Kamboja. Untuk mengandalkan masyarakat internasional lebih simpatik di Republik Rakyat Kamboja pada tahun 1989 negara ini berganti nama menjadi Negara Kamboja dan pada 1991) struktur pemerintahan komunis negara dihapuskan. Pada 15 Maret 1992 negara ini berakhir ketika pemerintah Kamboja diambil alih oleh Pemerintahan Transisi PBB di Kamboja.

4. Laos (236.800 Km²)

Negara Laos Secara astronomis, wilayah Laos terletak antara 14°LU – 22°LU dan antara 100°BT – 108°BT. Adapun secara geografis wilayah Negara, Laos berbatasan dengan Myanmar dan Republik Rakyat Tiongkok di sebelah barat laut, Vietnam di timur, Kamboja di selatan, dan Thailand di sebelah barat.

Laos memiliki luas wilayah sebesar 236.800 km2 dengan jumlah penduduk sebanyak 7.019.073 jiwa. Mayoritas penduduk Laos adalah beragama Buddha yaitu sekitar 64,7% dari total penduduk Laos. Sedangkan sekitar 31,4% memilih untuk tidak beragama dan sekitar 1,7% adalah agama Kristen. Bahasa resmi Republik Demokratik Rakyat Laos adalah Bahasa Laos.

Laos mulai melakukan desentralisasi pengendalian dan mendorong perkembangan perusahaan-perusahaan swasta pada tahun 1986. Dengan perubahan tersebut, perekonomian Laos mulai bertumbuh lebih dari 6% per tahunnya (1988 – 2008). Dalam dekade terakhir ini, Laos menikmati pertumbuhan ekonomi sekitar 8% per tahunnya dan merupakan salah satu negara yang memiliki pertumbuhan ekonomi tertinggi di Asia Tenggara. Namun Laos juga merupakan salah satu negara yang tertinggal jauh infrastrukturnya. Pertumbuhan ekonomi Laos pada tahun 2016 adalah sebesar 7,5%.

5. Filipina (300.000 Km²)

Filipina adalah sebuah negara yang memiliki luas 300.000 Km². Letak, Luas, Batas Wilayah, Keadaan Alam, dan Keadaan Penduduk Filipina. Filipina merupakan negara kepulauan. Terdapat sekitar 7.107 pulau di wilayah negara tersebut. Secara astronomis, Filipina terletak pada 4oLU – 21oLU dan 116oBT – 128oBT.

Filipina adalah sebuah negara kepulauan yang terletak di lepas pantai tenggara Asia. Negara ini terdiri atas sekitar 7.100 pulau yang membentang sekitar 1.850 kilometer di sepanjang tepi barat Samudra Pasifik. Tiga pulau utamanya adalah Luzon, Visayas, dan Mindanao. Sebagian besar pulau-pulau Filipina kecil dan tak berpenghuni.

Sebagian besar orang-orang hidup di sebelas pulau terbesar, dua di antaranya -Luzon dan Mindanao- mencakup lebih dari dua pertiga dari luas daratan negara itu. Filipina adalah salah satu koloni Eropa pertama di Asia dan karena itulah telah dipengaruhi oleh budaya Asia dan Barat selama hampir 500 tahun. Wilayah di Asia Tenggara ini diakuisisi pada tahun 1500-an oleh Spanyol.

Orang-orang Spanyol membawa tradisi Eropa dan agama Kristen. Setelah kekalahan Spanyol dalam Perang Spanyol-Amerika pada tahun 1898, Filipina diserahkan ke Amerika Serikat, yang dikelolanya selama 48 tahun. Orang-orang Filipina memperoleh kemerdekaan mereka pada 4 Juli 1946.

Referensi:
https://brainly.co.id/
https://id.wikipedia.org/