4 Hikmah Beriman Kepada Hari Akhir atau Hari Kiamat

126

Bagi setiap muslim, beriman kepada hari akhir merupakan hal yang harus dilakukan. Pasalnya beriman kepada hari akhir ini merupakan rukun iman yang harus diyakini setiap umat islam. Hari akhir merupakan hari dimana akan terjadi kehancuran seluruh alam semesta yang waktu datangnya tidak diketahui oleh siapapun.

Di dalam Qur’an Surat Al A’raf ayat 187 dijelaskan bahwa hari akhir merupakan hari dimana akan berakhirnya seluruh kehidupan di seluruh alam semesta dan semuanya akan hancur tidak terkecuali. Hanyalah Allah yang Maha Abadi dan kekal beserta segala yang dikehendaki-Nya. Bagi yang meyakininya, maka akan ada hikmah beriman kepada hari akhir.

Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat: “Bilakah terjadinya?” Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku; tidak seorangpun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. Kiamat itu amat berat (huru haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba.” Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan tentang hari kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.” (QS Al A’raf : 187)

Hikmah Beriman kepada Hari Akhir

Beriman kepada hari akhir merupakan sesuatu yang harus dilakukan oleh umat islam dimanapun itu. Bagi Anda yang melakukannya tentunya terdapat hikmah beriman kepada hari akhir yang bisa didapatkan. Beberapa hikmah beriman kepada hari akhir antara lain adalah sebagai berikut:

1. Meningkatkan Iman dan ketaqwaan di Sisi Allah
Salah satu hikmah beriman kepada hari akhir adalah, meningkatkan iman dan ketaqwaan di sisi Allah. Orang yang mengingat adanya hari akhir tentunya akan mempersiapkan hidupnya di kehidupan selanjutnya dan tidak hanya memikirkan tentang kehidupan dunia.
Bahwasanya apapun yang ada di dunia ini nantinya akan rusak dan hancur, sehingga jika terlalu memikirkan urusan dunia tentunya merupakan suatu kerugian yang besar. Allahlah yang menciptakan dan memiliki kuasa untuk menghancurkannya kapan saja. Sehingga apabila hari akhir itu tiba, senantiasa memohon pertolongan kepada Allah untuk bisa menuju kehidupan yang bahagia di akhirat.

“Katakanlah: “Allah-lah yang menghidupkan kamu kemudian mematikan kamu, setelah itu mengumpulkan kamu pada hari kiamat yang tidak ada keraguan padanya; akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.” (QS Al Jatsiyah 26)

2. Mempersiapkan Diri dengan Profesional
Karena pada dasarnya tidak akan ada yang tahu kapan datangnya hari akhir, maka sebagai umat islam hendaknya mempersiapkan segala sesuatunya sedini mungkin. Mengingat kehidupan selanjutnya akan jauh lebih panjang daripada kehidupan di dunia. Dan segala yang dilakukan di dunia akan dipertangung jawabkan di akhirat.

Namun meskipun begitu, karena pada saat ini Anda hidup di dunia tentunya tidak bisa jika Anda hanya memikirkan kehidupan akhirat saja tanpa memenuhi kebutuhan hidup di dunia. Anda bisa menyeimbangkan antara kebutuhan dunia untuk bisa memperoleh ridho Allah demi bekal ke akhirat.

Itu artinya, Anda harus mempersiapkannya secara profesional. Tidak hanya berat salah satunya. Karena keduanya harus benar-benar dipersiapkan dengan baik. Jika tidak, maka ridho Allah pun akan sulit diperoleh.

Maka tidaklah yang mereka tunggu-tunggu melainkan hari kiamat (yaitu) kedatangannya kepada mereka dengan tiba-tiba, karena sesungguhnya telah datang tanda-tandanya. Maka apakah faedahnya bagi mereka kesadaran mereka itu apabila Kiamat sudah datang?” (QS Muhammad : 18)

3. Menjauhi Segala Hal yang Dilarang Oleh Allah
Hikmah beriman kepada hari akhir selanjutnya adalah semakin memperbaiki diri dengan menjauhi segala hal yang dilarang oleh Allah. Menjauhi segala bentuk kemaksiatan dan perbuatan buruk yang bisa mendatangkan murkanya Allah.

Katakanlah kepada hamba-hamba-Ku yang telah beriman: “Hendaklah mereka mendirikan shalat, menafkahkan sebahagian rezki yang Kami berikan kepada mereka secara sembunyi ataupun terang-terangan sebelum datang hari (kiamat) yang pada hari itu tidak ada jual beli dan persahabatan” (QS Ibrahim : 31)

Dengan mengharap ridho dari Allah semoga mendapatkan kemudahan dalam menempuh perjalanan panjang kehidupan. Kehidupan akan abadi di dunia. Dunia ini akan segera hancur. Bahwasanya apa yang Anda miliki sekarang ini baik rumah, mobil dan perhiasan mewah maupun anak-anak tercinta merupakan titipan dari Allah yang bisa diambil kapan saja.

4. Muncul rasa Takut Untuk Tak Mampu Mempertanggung Jawabkan
Segala hal yang dilakukan di dunia sekalipun melakukan sholat setiap detik rasanya masih tidak sanggup untuk dipertanggung jawabkan di kehidupan akhirat. Penilaian Allah terhadap hamba-Nya dinilai dari apa yang dilakukannya dan niatnya. Sekalipun melakukan ibadah secara terus menerus tanpa niat yang ikhlas maka akan terasa percuma.

Manusia sering melakukan dosa dan kesalahan sehingga akan muncul perasaan tidak pantas untuk bisa masuk ke surganya Allah. Namun ketika dihadapkan dengan neraka maka manusia pun akan memohon karena merasa tidak kuat terhadap panasnya api neraka tersebut.

(Yaitu) orang-orang yang takut akan (azab) Tuhan mereka, sedang mereka tidak melihat-Nya, dan mereka merasa takut akan (tibanya) hari kiamat”. (QS Al Anbiya : 49)

Nah itulah hikmah beriman kepada hari akhir. Semoga apa yang dilakukan di dunia ini mendapat ridho dari Allah dan menjadi bagian dari apa yang dikehendaki oleh Allah untuk tinggal di surga-Nya. Amin.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here