5 Sumber Sejarah Kerajaan Majapahit (Kitab, Prasasti, Luar Negeri)

225
5/5 (1)

Kerajaan Majapahit merupakan kerajaan bercorak Hindu terbesar yang letaknya berada di Jawa Timur. Kerajaan Majapahit termasuk ke dalam kerajaan kuno di Indonesia yang berdiri antara tahun 1293 hingga 1500 M. Kerajaan Majapahit pertama kali didirikan oleh Raden Wijaya pada tahun 1293 M.

Kerajaan Majapahit mencapai puncak kejayaanya dan hampir menguasai seluruh wilayah di Nusantara pada abad ke-14 pada masa kekuasaan Hayam Wuruk (1350-1389 M) yang kala itu didampingi oleh Patih Gadjah Mada (1331-1364 M).

Baca juga: Letak Kerajaan Majapahit yang Sebenarnya

Kerajaan Majapahit adalah kerajaan bercorak Hindu terakhir yang berada di Semenanjung Malaya dan dianggap sebagai salah satu dari kerajaan terbesar dalam sejarah Indonesia. Majapahit menguasai kerajaan lain di semenanjung Malaya, seperti Bornei, Sumatera, Bali, dan juga negara Filipina.

Mengenai bukti sejarah Kerajaan Majapahit yang bisa kita peroleh informasinya hingga saat ini, tidak terlepas dari prasasti dan juga kitab yang menceritakan Kerajaan Majapahit. Berikut diantaranya.

  1. Prasasti Butak

Prasasti Butak adalah Prasasti yang isinya mengisahkan tentang keruntuhan Kerajaan Singasari yang didirikan oleh Ken Arok dan perjuangan Raden Wijaya dalam mendirikan Kerajaan Majapahit. Prasasti Butak pertama kali dibuat pada tahun 1294 M oleh Raden Wijaya.

2. Kitab Pararaton

Kita Pararaton adalah kitab yang isinya tentang pemerintahan raja-raja Kerajaan Singasari dan juga Kerajaan Majapahit. Kitab Pararaton atau Serat Pararaton (Kitab Raja-Raja) adalah sebuah kitab naskah Sastra Jawa Pertengahan yang di ubah dalam bahasa Jawa Kawi. Naskah ini cukup singkat dengan hanya terdapat 32 halaman sukuran kertas folio dan terdiri dari 1126 baris.

Isi dari Kitab Pararaton adalah mengenai sejajar raja-raja Kerajaan Singasari dan juga Kerajaan Majapahit. Kitab ini juga dikenal dengan nama “Pustaka Raja”, yang dalam bahasa Sanskerta memiliki arti “Kitab raja-raja”. Dan tidak ada catatan mengenai siapa yang menjadi penulis Pararaton.

3. Kitab Negarakertagama

Kitab negarakertagama adalah sebuah kitan yang menceritakan perjalanan hayamwuruk ke jatim. Isi dari Kitab Negarakertagama adalah uraian mengenai sejarah dari Kerajaan Singasari dan Kerajaan Majapahit yang ternyata sesuai degan prasasti-prasasti yang telah ditemukan.

Didalamnya juga terdapat pula uraian mengenai pusat/kota Kerajaan Majaphit, wilayah jajahan Majapahit, dan perjalanan Raja Hayam Wuruk di sebagian wilayah di Jawa Timur yang dijalin dengan daftar candi-candi yang ada, serta mengenai upcara craddha yang dilakukan untuk roh Gayatri dan tentang pemerintahan serta keagamaan dalam jalan Hayam Wuruk.

4. Prasasti Kudadu

Prasasti Kudadu atau juga dikenal dengan nama Prasasti (Gunung) Butak adalah prasasti yang isinya mengenai pengalaman Raden Wijaya sebelum menjadi Raja dari Kerajaan Majapahit, yang telah ditong oleh Rama Kudadu dari kejaran balatentara Yayakatwang setelah Raden Wijaya menjadi raja dan bergelar “Kertajaya Jayawardhana Anantawikramottunggadewa”, penduduk desa Kudadu dan Kepala desanya (Rama) diberi hadiah berupa tanah sima.

Baca: 5 Penyebab Runtuhnya Kerajaan Majapahit

Hadiah tersebut di anugerah karena telah berjasa kepada raja sebelum dinobatkan menjadi raja dan masih bernama Nararya Saṃgramawijaya. Pada waktu itu, Saṃgramawijaya melarikan diri dengan dikejar-kejar oleh musuh, yaitu tentara Jayakatwang, yang telah membinasakan Raja Kertanegara.

5. Berita dari Luar Negeri

Kerajaan Majapahit merupakan kerajaan terbesar di Indonesia yang pengaruh kekuasaanya hingga ke kawasan Negara Asia Tenggara lainnya. Oleh karena itu banyak bangsa asing yang menuliskan kisah tentang Kerajaan Majapahit. Catatan yang menjadi sumber sejarah Kerajaan Majapahit diantaranya adalah sebagai berikut.

  • Catatan Dinasti Tang (1292) yang berasal dari China, yang mengungkap bahwa pada tahun tersebut kaisar China mengirim tentara untuk menghukum raja Kertanegara (raja terakhir Singasari) karena melukai wajah utusan yang dikirim mereka sebelumnya.
  • Catatan Dinasti Ming (1268 M) yang juga berasal dari China mengungkap adanya hubungan diplomasi antara Majapahit dan kekaisaran China.
  • Laporan Gubernur Portugis di Malaka yaitu, Ruo de Brito pada tahun 1524 M tentang adanya kedaulatan di tanah Jawa (Majapahit) dan tanah Pasundan (Pajajaran)

Nah, itulah 5 sumber sejarah utama mengenai Kerajaan Majapahit yang pernah menjadi kerajaan terbesar di Indonesia. Demikian artikel yang dapat saya bagikan mengenai beberapa sumber sejarah utama kerajaan Majapahit dan semoga bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here