9 Ancaman di Bidang Politik dari Dalam dan Luar Negeri

503
4/5 (2)

Ancaman di bidang politik – Setiap negara dan setiap elemen masyarakat di dalamnya tentu menginginkan kedamaian dan ketentraman di dalamnya. Sebuah negara wajib menjaga keamanan dan ketentaram negaranya guna menjaga kestabilan di dalam negeri. Namun, ketentaram tersebut hanya bisa diraih dengan menjaga dan mencegah ancaman di berbagai bidang.

Banyak sekali ancaman dari dalam negeri dan juga luar negeri baik itu dalam bidang militer, ekonomi, budaya, dan juga politik. Ancaman di Bidang politik cukup sering terjadi di Indonesia apalagi ketika musim pemilihan umum (pemilu). Tidak cuman di dalam negeri ada juga ancaman dari luar negeri di bidang politik.

Berikut contoh ancaman di bidan politik dari dalam negeri dan juga luar negeri lengkap beserta penjelasan.

Contoh Ancaman dari Dalam Negeri

Ancaman yang berasal dari bidang politik yang berasal dari dalam negeri jumlahnya cukup banyak. Biasanya ancaman bidang politik yang berasal dalam negeri sebagian besar berupa pengerahan massa yang ingin menumbangkan suatu pemerintah yang sedang berkuasa atau juga bisa juga menggalang kekuatan yang berbasis politik untuk melemahkan kekuasaan politik.

Selain itu, ancaman yang sering terjadi dalam negeri bisa berupa aksi separatisme. Separatisme merupakan bentuk ancaman politik yang tidak menggunakan senjata, namun menggunakan cara menarik simpati dari masyarakat internasional. Oleh karena itu bentuk ancaman politik separatisme sulit dihadapi dengan cara militer. Dan ancaman ini memilik resiko yang lebih besar dalam mengancam kedaulatan, keutuhan dan keselamatan bangsa. Berikut contoh ancaman yang berasal dari dalam negeri.

1. Korupsi

Ancaman dari bidang politik yang masih saja terjadi di Indonesia adalah korupsi. Banyak pejabat di Indonesia yang menyalahgunakan kekuasaannya demi mencari keuntungan semata untuk memperkaya diri sendiri. Korupsi cukup merugikan negara dalam jumlah besar dan juga menghambat kemajuan bangsa dalam berbagai bidang, tidak terkecuali bidang politik.

2. Politik Uang (Monet Politics)

Setiap adanya pemilihan umum (pemilu) di Indonesia, pasti ada saja bebarapa orang atau pejabat yang melakukan politik uang demi memenangkan pemilu yang sebenarnya tidak boleh dilakukan. Banyak partai politik yang melakukan politik uang secara konvensional yaitu dengan cara memberikan sejumlah uang maupun barang kepada banyak orang.

3. Politik SARA

Politik sara merupakan ancama politik yang mengeksplirasi perbedaan dalam beragama, suku/etnis dan juga ideologi. Contoh dari politik sara adalah isu sara yang bersifat menyerang orang atau sekelompok orang dan juga calon tertentu, dan ini biasanya dimanfaatkan oleh calon-calon lain. Isu sara yang paling umum adalah mengumbar latar belakang keburukan dari calon pemimpin yang belum tentu kebenarannya.

4. Politik Oligarki

Oligarki sendiri adalah bentuk pemerintahan yang kekuasaan politiknya secara efektif dipegang atau dikuasai oleh satu kelompok ataupun golongan masyarakat. Baik dibedakan menurut keluarga ataupun kekayaan, dan hal ini merupakan pelanggaran dalam hal demokrasi.

5. Gerakan Massa “People Power”

Gerakan massa yang jumlahnya cukup besar dari seluruh penjuru negeri, guna menggulingkan pemerintahan yang zalim juga merupakan salah satu ancaman di bidang politik. Gerakan massa people power pernah terjadi di masa pemerintahan orde baru yang kala itu dipimpin oleh presiden Soeharto. Gerakan massa 98 sebagian besar dilakukan oleh mahasiswa yang menuntut keadilan.

Contoh Ancaman dari Luar Negeri

Ancaman di bidang politik dapat bersumber dari dalam negeri atau luar negeri. Ancaman yang berasal dari luar negeri di bidang politik biasanya dilakukan oleh suatu negara ke negara lain, contohnya Indonesia dengan melakukan tekanan politik, seperti intimidasi, blokade, dan provokasi politik yang dilakukan oleh pihak lain untuk menekan negara lain.

Ancaman yang berasal dari luar negeri tentunya berpotensi mengancam kedaulatan Indonesia, dan untuk mengatasi hal tersebut harus diperlukan peran dari fungsi pertahanan non-militer. Berikut beberapa contoh ancaman di bidang politik dari luar negeri.

1. Terorisme

Terorisme merupakan salah satu ancaman yang cukup berbahaya bagi bangsa dan negara. Terorisme sendiri sebenarnya berasal dari dalam negeri sendiri, namun aksi terorisme juga banyak dilakukan dari luar. Biasanya aksi teorisme yang dilakukan oleh orang dalam negeri, dilatarbelakangi aksi di luar negeri. Dan aksi terorisme ini menyebabkan ketidakstabilan sebuah negara, yang bisa mengguncang berbagai bidang tidak terkecuali Indonesia.

2. Negara lain ikut campur dalam masalah internal sebuah negara

Ancaman dalam bidang politik yang berasal dari luar negeri, ancaman ini biasanya berupa bantuan dari negara lain ke negara yang mengalami konflik internal. Kemudian, jika sudah masuk akan membuat masalah yang tidak secara langsung dilakukan oleh negara lain namun dengan cara adu domba atau devide et impera yang pernah dilakukan oleh Belanda ke Indonesia.

3. Penyadapan

Ancaman politik yang berasal dari luar negeri lainnya adalah masalah penyadapan. Penyadapan tidak cuman bisa dilakukan di dalam negeri, tapi ada beberapa negara yang melakukan penyadapan ke negara lain. Contohnya seperti penyadapan yang dilakukan oleh pihak Australia ke pemerintah Indonesia yang saat itu dipimpin oleh Susilo Bambang Yudhoyono

4. Penyerangan batas negara

Di setiap wilayah di dunia ini pastinya memiliki batas negara, penyerangan di perbatasan negara sering dilakukan oleh beberapa negara di dunia. Contohnya sering terjadi aksi saling serang di perbatasan Korea Selatan dan Korea Utara. Di Indonesia juga terjadi pernah terjadi konflik dengan malaysia yang persoalan klaim wilayah. Namun Indonesia akhirnya melihat hal tersebut sebagai sebuah ekspansi terhadap wilayah Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here