Apa Perbedaan Nabi dan Rasul Beserta Persamaannya

544

Persamaan Nabi dan Rasul adalah keduanya sama-sama manusia yang menerima wahyu dari Allah Swt. dan sama-sama mengamalkan wahyu yang ia teruma tersebut. Nabi merupakan seorang manusia pilihan yang mendapatkan wahyu untuk dirinya sendiri dan tidak berkewajiban disampaikan kepada orang lain, Sedangkan Rasul adalah manusia pilihan dan mendapatkan wahyu dari Allah Swt, dan memiliki kewajiban menyampaikan wahyu tersebut kepada orang lain.

Jumlah Nabi secara keseluruhan ada 124.000 orang, sedangkan jumlah rasul adalah 313 orang. Jumlah Nabi dan Rasul yang Allah sebutkan dalam kitab suci Al-Quran hanya ada 25 orang. Nabi dan Rasul memiliki beberapa kesamaan diantaranya adalah sebagai berikut.

  • Nabi dan Rasul sama-sama seorang manusia.
  • Nabi dan Rasul sama-sama menyembah Allah Swt.
  • Nabi dan Rasul sama-sama menerima wahyu dari Allah Swt.
  • Nabi dan Rasul sama-sama mengamalkan wahyu yang ia terima.
  • Nabi dan Rasul sama-sama beriman kepada Allah.

Selain memiliki persamaan, Nabi dan Rasul juga memiliki perbedaan yang cukup mendasar, berikut perbedaan antara Rasul dan Nabi.

Perbedaan Nabi dan Rasul

Nabi dan Rasul adalah seorang manusia biasa yang telah mendapatkan wahyu dari Allah Swt. dimana seorang Rasul berkewajiban untuk menyampaikan wahyu tersebut kepada umat atau orang lain, sedangkan seorang nabi tidak berkewajiban untuk menyampaikan wahyu tersebut kepada umat atau orang lain. Berikut perbedaan lainnya dari Nabi dan Rosul:

  1. Rasul menerima wahyu untuk disampaikan kepada segenap umatnya, sedangkan nabi menerima wahyu untuk dirinya sendiri.
  2. Rasul bertugas memberikan syariat atau ajaran baru kepada umatnya, sedangkan nabi bertugas melanjutkan dan menguatkan syariat yang telah diajarkan oleh Rasul sebelumnya.
  3. Rasul diutus ditengah-tengah kaum yang kafir (Non-muslim), sedangkan Nabi diutus ditengah-tengah kaum yang sudah beriman atau memeluk Islam.
  4. Rasul jumlahnya hanya sedikit, sedangkan Nabi memilki jumlah yang sangat banyak.
  5. Rasul mendapatkan wahyu melalui mimpi dan juga melalui malaikat secara langsung, sedangkan Nabi mendapatkan wahyu hanya melalui mimpi.
  6. Seluruh Rasul adalah Nabi, sedangkan Nabi belum tentu Rasul

Memang benar, ada perbedaan antara Nabi dan Rasul. Ulama mengatakan bahwa Nabi adalah seorang yang diberi wahyu oleh Allah dengan suatu syari’at namun tidak diperintahkan untuk menyampaikannya, akan tetapi mengamalkannya sendiri tanpa ada keharusan untuk menyampaikannya.

Sedangkan Rasul adalah seorang yang mendapat wahyu Dari Allah dengan suatu syari’at dan ia diperintahkan untuk menyampaikan dan mengamalkannya. Setiap Rasul mesti Nabi, namun tidak setiap Nabi itu Rasul. Jadi para Nabi itu jauh lebih banyak ketimbang para Rasul. Sebagian Rasul-rasul itu dikisahkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala dalam Al-Quran dan sebagian yang lain tidak dikisahkan.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Dan sesungguhnya telah Kami utus beberapa orang rasul sebelum kamu, di antara mereka ada yang Kami ceritakan kepadamu dan di antara meraka ada (pula) yang tidak Kami ceritakan kepadamu. Tidak dapat bagi seorang Rasul membawah suatu mu’jizat melainkan dengan seizin Allah.” (Qs. Al-Ghafir: 787)

Bertolak dari ayat ini, maka dapat disimpulkan bahwa setiap Nabi yang disebutkan di dalam Al-Quran adalah juga sebagai Rasul. (Syaikh Utsaimin)

Sumber: Soal-Jawab Masalah Iman dan Tauhid, Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin, Pustaka At-Tibyan, 2002

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here