20 Cara Tumbuhan Menyesuaikan Diri dan Melindungi Diri

735

Cara Tumbuhan Menyesuaikan Diri – Pada dasarnya semua makhluk yang hidup di dunia ini akan melakukan penyesuaikan terhadap lingkungan dan juga terhadap perubahan alam, baik itu tumbuhan, hewan, dan manusia. Cara tersebut dilakukan agar tidak mengalami kepunahan, dan bisa menghindari kepunahan tersebut.

Contohnya, tumbuhan ditakdirkan sebagai produsen makanan atau penghasil makanan untuk makhluk hidup lainnya. Oleh karena itulah tumbuhan termasuk ke dalam tingkat paling bawah. Terlepas dari itu, tumbuhan juga bisa berpindah-pindah tempat layaknya manusia dan hewan. Oleh karena itulah tumbuhan memiliki adaptasi yang lebih keras dibandingkan dengan makhluk hidup lainnya.

20 Cara Tumbuhan Menyesuaikan Diri dan Melindungi Diri

Tumbuhan beradaptasi masih dibagi ke dalam beberapa jenis, pertama adaptasi secara Mortofologi yaitu adaptasi yang dibedakan berbdasarkan tempat hidup atau tinggalnya. Ada tumbuhan Tumbuhan Xerofit (menyesuaikan diri terhadap lingkungan yang kering), Tumbuhan Higrofit (menyesuaikan diri terhadap lingkungan yang lembab), Tumbuhan Hidrofit (menyesuaikan diri pada lingkungan berair). Berikut contoh tanaman atau tumbuhan yang menyesuaikan diri dengan lingkungan dan juga menyesuaikan diri dengan melindungi diri.

20 Contoh Tumbuhan Yang Menyesuaikan Diri dan Melindungi Diri

  1. Kaktus: Kaktus menyesuaikan diri dengan lingkungannya melalui dua cara. Pertama, mengubah bentuk daunnya menjadi duri. Kedua, batangnya berdaging dan berkulit tebal. Batang yang seperti ini untuk menyimpan air. Dengan demikian, kaktus dapat mengurangi penguapan dan tidak kekeringan. Pada saat musim hujan, kaktus menyerap air sebanyakbanyaknya. Air tersebut disimpan di dalam batang. Cadangan air ini digunakan ketika musim kering tiba.
  2. Teratai: Menyesuaikan diri dengan daunnya yang lebar dan tipis yang berfungsi untuk memperbanyak penguapan. Teratai akarnya berada di dasar perairan dan batangnya berada di dalam air. Sementara itu, daunnya menyembul di permukaan. Daun tumbuhan teratai lebar dan tipis. Bentuk daunnya yang seperti ini dapat memudahkan terjadinya penguapan.
  3. Eceng gondok: Tumbuhan eceng gondok akarnya tidak menancap di dasar perairan. Akar tumbuhan ini sangat lebat dan berguna untuk menjaga keseimbangan agar tidak terbalik. Tumbuhan eceng gondok dapat mengapung di air karena diseluruh batangnya terdapat rongga udara.
  4. Pohon cemara: Menyesuaikan diri dengan daunnya yang runcing sehingga mengurangi penguapan.
  5. Pohon mahoni: Menyesuaikan diri dengan menggugurkan daunnya pada musim kemarau untuk mengurangi penguapan.
  6. Pohon jati: Menyesuaikan diri dengan menggugurkan daunnya pada musim kemarau untuk mengurangi penguapan.
  7. Putri malu: Menyesuaikan diri dengan daunnya yang sensitif terhadap rangsangan sentuhan dan tiupan.
  8. Pohon Bakau: Menyesuaikan diri dengan adanya akar tunjang yang berfungsi menahan diri dari hempasan ombak.
  9. Kantung semar: Menyesuaikan diri dengan memakan serangga.
  10. Salak: Melindungi diri dari musuhnya dengan adanya duri. Duri tersebut dapat melukai hewan yang mencoba mengganggunya.
  11. Bunga Mawar: Melindungi diri dari musuhnya dengan adanya duri. Duri tersebut dapat melukai hewan yang mencoba mengganggunya.
  12. Putri malu: Melindungi diri dengan adanya duri di sepanjang batangnya yang merambat.
  13. Bambu: Melindungi diri dengan adanya bulu-bulu halus yang akan terasa gatal ketika disentuh. Saat menyentuhnya, tanganmu akan terasa gatal. Hal ini karena bambu mempunyai rambut-rambut halus. Rambut-rambut halus tersebut dapat menyebabkan gatal-gatal di kulit.
  14. Pohon Nangka: Memiliki dan mengeluarkan getah yang menyebabkan hewan sulit bergerak. Dengan demikian, tumbuhan tersebut terhindar dari gangguan hewan.
  15. Pohon Karet: Memiliki dan mengeluarkan getah yang menyebabkan hewan sulit bergerak. Dengan demikian, tumbuhan tersebut terhindar dari gangguan hewan.
  16. Pohon Kamboja: Melindungi diri dengan adanya getah yang dapat membuat hewan yang terkena getahnya sulit bergerak.
  17. Pohon durian: Melindungi diri dengan adanya duri di sekeliling permukaan buahnya. Duri ini sebagai alat pertahanan diri dari musuhnya. Adanya kulit berduri ini membuat biji yang berada di dalam buah terlindung. Biji pada buah durian dapat digunakan sebagai alat perkembangbiakan
  18. Pohon belimbing: Melindungi diri dengan rasanya yang sangat asam saat masih muda sehingga tidak ada hewan yang mau memakannya. Dengan demikian, biji di dalam buah belimbing terlindungi. Biji ini digunakan sebagai alat perkembangbiakan.
  19. Bunga Bangkai: Melindungi diri menggunakan bau yang cukup menyengat, dan bau yang menyengat tersebut bisa menarik lalat untuk melakukan penyerbukan antara benang sari dan putik
  20. Pohon Jagung: Menyesuaikan diri dengan menggulung daun apabila udara sangat panas.

Nah, itulah 20 contoh tumbuhan yang menyesuikan diri terhadap lingkungan dna juga tumbuhan yang melindungi diri agar bisa bertahan hidup. Demikian artikel informasi seputar biologi dan semoga bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here