19 Contoh Kejahatan Genosida di Dunia dan di Indonesia

435

Contoh Kejahatan Genosida – Kejahatan genosida adalah suatu upaya penghilangan nyawa sekelompok orang berdasarkan suatu perbedaan, baik itu perbedaan identitas atau pemahaman terhadap suatu narasi kolektif. Kejahatan genosida sendiri biasanya berlangsung dengan terstruktur dan cukup berkaitan erat dengan kelompok yang sedang berkuasa.

Pada masa sejarah modern, kejahatan kenosida umumnya dilakukan oleh pemerintah negara yang melibatkan elemen masyarakat di dalamnya. Dan itulah alasan mengapa suatu kelompok tentara kerap ikut ambil bagian dalam peristiwa genosida atau penghilangan suatu kelompok.

Kejahatan genosida biasanya lebih mengarah kepada jenis etnis atau kaum ras, dengan tujuan untuk membunuh semua tenis atau kaum ras tersebut. Kejahatan genosida hampir sama dengan kejahatan kemanusian yang mengarah ke penduduk sipil dan dilakukannya cukup frontal dengan maksud terang-terangan.

Di Indonesia sendiri, kejahatan genosida pernah terjadi dan masih menyisakan polemik hingga saat ini, yaitu tragedi kemanusiaan pasca tahun 1965. Banyak sekali contohnya tragedi genosida di Indonesia dan juga di dunia. Berikut 19 kejahatan genosida baik yang terjadi di Dunia maupun di Indonesia

1. Pembantaian Anggota PKI (1965-1966)

Di negeri yang dikenal ramah-ramah orangnya ini pernah terjadi tragedi pembunuhan massal atau genosida paling mengerikan. Bahkan peristiwa ini sempat menggegerkan dunia internasional dan dianggap sebagai tragedi mengerikan di abad ke-20. Sebanyak 500.000 orang dibantai habis-habisan karena mereka dianggap menyimpang. Anggota PKI, simpatisan, dan siapa saja yang terlibat dengan organisasi ini dibantai dengan sadis.

2. Pembantaian Westerling di Sulawesi Selatan (1946-1947)

Belanda belum menerima kedaulatan Indonesia yang telah merdeka sejak 17 Agustus 1945. Ia akhirnya menekan rakyat sipil untuk terus tunduk dan patuh kepada pemerintahannya. Seperti yang terjadi di Sulawesi Selatan pada Desember 1946 – Februari 1947. Belanda mengumpulkan banyak orang yang dicurigai sebagai penjahat dan pejuang lalu mengeksekusinya di tempat. Orang yang melakukan operasi ini bernama Raymond Pierre Paul Westerling. (Pembantainnya mengambil nama belakang sang Jendral Belanda.)

3. Pembantaian Massal Saat Membangun Jalan Raya Pos (1808-1809)

Mengapa disebut sebagai pembantaian massal? Karena saat membangun jalan sepanjang 1.000 km ini pemerintah Belanda memaksa warga. Di bawah tangan besi Gubernur Jendral Herman Willem Daendels, puluhan ribu orang dipaksa membuat jalan di medan-medan yang sangat sulit. Mereka hanya diberi makan seadanya hingga kadang banyak warga yang sekarat saat bekerja. Mengetahui hal ini tentara Belanda akan membunuhnya dengan cepat dan membuangnya di jalanan.

4. Pembantaian Etnis Tionghoa (1740)

Pembantaian etnis Tionghoa yang terjadi di tahun 1740 memang tak banyak diketahui orang. Bisa jadi di sekolah pun tak akan diajarkan. Namun di masa lalu, kasus pembantaian ini cukup membuat suasana tanah air jadi geger. Pembantaian ini didasari oleh isu politik yang membuat Belanda, dalam hal ini atas kemauan VOC, mulai kalah bersaing dalam urusan perdagangan dengan Inggris. Saat itu EIC sebuah perusahaan perdagangan Inggris berbasis di India mulai mengambil perdagangan Asia.

5. Pembantaian Mandor Oleh Tentara Jepang (1943-1945)

Jepang memang hanya tiga tahun berada di Indonesia. Tapi kekejamannya mampu mengungguli Belanda yang telah ratusan tahun di Indonesia. Tepatnya di daerah Mandor, Kalimantan Barat pernah terjadi peristiwa pembantaian atau genosida paling mengerikan. Sebanyak lebih dari 20.000 orang dibantai dengan keji meski tak salah apa-apa. Mayat-mayat korban itu akhirnya dikubur menjadi satu hingga susah untuk diidentifikasi.

6. Pembantaian bangsa kanaan oleh bangsa Yahudi pada millennium pertama sebelum masehi

7. Pembantaian bangsa Helvetia oleh Julius Caesar pada abad pertama sebelum masehi

8. Pembantaian suku bangsa Keltik oleh bangsa Anglo-Saxon di Britania dan Irlandia sejak abad ketujuh

9. Pembantaian bangsa-bangsa Indian di benua Amerika oleh para penjajah Eropa sejak tahun 1942

10. Pembantaian suku Aborijin Australia oleh Britania Raya sejak tahun 1788

11. Pembantaian bangsa Armenia oleh beberapa kelompok Turki pada akhir Perang Dunia I

12. Pembantaian orang Yahudi oleh Gipsi (Sinti dan Roma) dan suku bangsa Slavia oleh kaum Nazi Jerman pada Perang Dunia II

13. Pembantaian suku bangsa Jerman di Eropa Timur pada akhir Perang Dunia II oleh suku-suku bangsa Ceko, Polandia, dan Uni Soviet di sebelah timur garis perbatasan Oder-Neisse

14. Pembantaian lebih dari dua juta jiwa rakyat oleh rezim Khmer Merah pada akhir tahun 1970-an

15. Pembantaian bangsa Kurdi oleh rezim Saddam Hussein Irak pada tahun 1980-an

16. Efrain Rios Montt, dictator Guatemala dari 1982 sampai dengan tahun 1983 telah membunuh 75.000 suku Indian Maya

17. Pembantaian suku Hutu dan Tutsi di Rwanda pada tahun 1994 oleh terutama/tetua kaum Hutu

18. Pembantaian suku bangsa Bosnia dan Kroasia di Yugoslavia oleh Serbia antara 1991-1996. Salah satunya pembantaian Srebrenica kasus pertama di Eropa yang dinyatakan genosida oleh suatu keputusan hukum

19. Pembantaian kaum berkulit hitam di Darfur oleh milisi Janjaweed di Sudan pada tahun 2004

Nah, itulah 19 kejahatan genosida di dunia dan juga di Indonesia. Demikian artikel mengenai contoh kejahatan genosida dan semoga bermanfaat.

Referensi:
Brainly.co.id
Boombastis.com
Academia.edu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here