Fungsi Badan Golgi dan Mitokondria

131

Pengertian Badan Golgi – Badan golgi atau dikenal juga dengan sebutan kompleks golgi adalah salah satu organel sel penyusun sel. Organel ini memiliki struktur seperti jala yang kompleks, sehingga bentuknya tidak jelas. Sednagkan pada sel tumbuhan, badan golgi juga sering disebut diktiosom.

Badan golgi bisa dikatakan sebagai organel sekretori, karena peran organel ini sebagian besar adalah untuk sekresi senyawa dan zat organik serta sebagian besar kelenjar memiliki badan golgi untuk sel sekresinya.

Badan golgi sendiri banyak ditemukan pada sel sekretori atau sel kelenjar, diantaranya adalah sel kelenjar usus, sel kelenjar pankreas, dan kelenjar air mata. Sel-sel sekretori pada kelenjar pencernaan menyekskresikan getahnya yang banyak mengandung enzim pencernaan, seperti enzim disakarase dan peptidase. Kelenjar pankreas juga banyak mengandung badan golgi. Dan sel-sel ini juga menghasilkan enzim pencernaan seperti lipase pankreas, disakarase dan peptidase.

Fungsi Badan Golgi

Fungsi badan golgi adalah memperbaiki membran sel, serta memiliki peran penting dalam pengolahan hasil sintesis oleh RE. Selain itu badan golgi atau aparatus golgi juga berfungsi sebagai:

  1. Memodifikasi, menyortir dan mengemas makromolekul yaitu protein, lipid dan karbohidrat.
  2. Membentuk lisosom
  3. Membentuk proteoglikan
  4. Mengatur transportasi molekul di dalam sel
  5. Untuk transportasi materi metabolisme

SedangkanĀ Mitokondria adalah organel sitoplasma yang berbentuk granular atau filamen. Mitokondira sendiri terdiri dari dua membran, yang masing-masing merupakan lapisan ganda fosfolipid dengan sekumpulan protein unik yang tertanam didalamnya. Membran luar bertekstur mulus, namun berlipat- lipat dibagian dalamnya, pelipatan kedalam tersebut disebut krista. Membran dalam menjadi dua kompartemen internal yaitu ruang antar membran dan matriks mitokondria. Matriks ini mengandung banyak enzim, serta DNA mitokondria dan ribosom.

Fungsi Mitokondria

Mitokondria berperan atau memiliki fungsi dalam proses respirasi aerob yang menggunakan oksigen dan mempunyai banyak fungsi metabolik di dalam sel, termasuk fase-fase yang menghasilkan tenaga pada metabolisme karbohidrat dan lemak, sintesis ATP dan sintesis protein.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here