Fungsi Plastida Dalam Reproduksi Tumbuhan

68

Fungsi Plastida – Plastida adalah organel sel yang menghasilkan warna pada sel tumbuhan. Platida pada tumbuhan terbagi dalam tiga macam, yaitu: leukoplast (berplastida yang berbentuk amilum seperti tepung), kloroplast (plastida yang umumnya berwarna hijau) yang terdiri dari klorofil a dan b (untuk fotosintesis), xantofil, dan karoten), dan terakhir kromoplast (plastida yang banyak mengandung karoten)

Fungsi Plastida Dalam Reproduksi Tumbuhan

Fungsi Plastida adalah berperan dalam penyimpanan makanan berupa leukoplas dan kromoplas, dan berperan dalam perubahan warna daun yaitu warna hijau yg memberi efek fotosintesis pada tanaman tersebut. Plastida merupakan organel utama yang hanya ditemukan pada tumbuhan dan alga. Plastida berfungsi untuk fotosintesis, dan juga untuk sintesis asam lemak dan terpen yang diperlukan untuk pertumbuhan sel tumbuhan.

Tergantung pada fungsi dan morfologinya, plastida biasanya diklasifikasikan menjadi kloroplas, leukoplas (termaduk amiloplas dan elaioplas), atau kromopas. Plastid merupakan derivat dari proplastid, yang dibentuk pada bagian meristematik tumbuhan.

Fungsi Plastida Pada Sel Tumbuhan

Pada tumbuhan, plastida dapat dibagi menjadi beberapa bagian menurut fungsinya di dalam sel seperti berikut:

  1. Kloroplas berisi zat hijau daun yang disebut klorofil. Kloroplas berperan penting dalam proses fotosintesis.
  2. Kromoplas adalah bagian plastida yang berwarna (biasanya kuning, jingga, atau merah) karena mengandung beta karoten. Kromoplas berfungsi untuk sintesis pigmen.
  3. Gerontoplas berfungsi untuk mengontrol pembongkaran hasil fotosintesis.
  4. Leukoplas adalah bagian plastida yang tidak berwarna. Leukoplas terkadang berubah menjadi bagian plastida yang lebih khusus seperti:
    ~ Amiloplas untuk menyimpan pati dan mendeteksi gravitasi. Biasanya terdapat pada umbi tanaman.
    ~ Elainoplas untuk menyimpan lemak.
    ~ Proteinoplas untuk menyimpan dan memodifikasi protein.

Fungsi Plastida Pada Tumbuhan Alga

Pada alga, istilah leukoplas digunakan untuk semua jenis plastid yang belum terpigmentasi. Fungsinya berbeda dari leukoplas pada tumbuhan. Etioplas, amiloplas dan kromoplas hanya ada pada tumbuhan dan bukan pada alga. Plastida pada alga mungkin juga berbeda dengan plastida pada tumbuhan yang mana pada alga berisi pirenoid.

Plastida sendiri berasal dari endosimbiosis sianobakteri. Pada alga hijau dan tumbuhan disebut kloroplas, rhodoplas pada alga merah dan sianelles. Plastida dibedakan atas pigmennya, namun juga ultrastruktur.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here