Hasil Konferensi Asia Afrika di Bandung pada Tahun 1955

Dalam upaya untuk mewujudkan perdamaian dunia serta meredakan ketegangan, pemerintah Indonesia memelopori dan menyelenggarakan Konferensi Asia-Afrika. Alhasil usaha ini mendapat dukungan dari beberapa negara di Asia dan Afrika yang pada umumnya pernah menderita karena penindasan imperialis Barat.

Setelah Perang Dunia II berakhir, banyak negara di kawasan Asia dan Afrika yang berhasil mencapai kemerdekaan, diantaranya adalah Indonesia, India, Filipina, Pakistan, Burma (Myanmar), Vietnam, Sri Lanka, dan Libia. Selain beberapa negara tersebut masih banyak negara yang berada di kawasan Asia dan Afrika yang belum dapat mencapai kemerdekaan atau masih dalam kondisi terjajah.

Bangsa-bangsa di Asia dan Afrika yang telah berhasil mencapai kemerdekaan juga tidak melupakan masa lampaunya. Mereka tetap merasa senasib dan sependeritaan, terlabih lagi apabila mengingat masih banyak negara di Asia dan Afrika yang belum merdeka. Rasa setia kawan itu dicetuskan dalam Konferensi Asia-Afrika sebagai usaha untuk menjaga perdamaian dunia.

Pelaksanaan Konferensi Asia-Afrika ini mempunyai arti penting, baik bagi bangsa-bangsa di kawasan Asia dan Afrika pada khususnya maupun dunia pada umumnya. Prakarsa untuk mengadakan Konferensi Asia Afrika ini pertama kali dikemukakan oleh Perdana Menteri RI yaitu Ali Sastroamidjoyo, yang kemudian mendapat dukungan dari negara lain seperti India, Pakistan, Sri Lanka, dan Burma (Myanmar) dalam Konferensi Colombo.

 

Tujuan Diadakan Konferensi Asia-Afrika

Dilaksanakannya Koferensi Asia-Afrika juga mempunyai beberapa tujuan diantaranya: Memajukan kerja sama bangsa-bangsa di Asia dan di Afrika dalam bidang sosial, ekonomi, dan kebudayaan, memberantas diskriminasi ras dan kolonialisme, memperbesar peranan bangsa Asia dan Afrika di dunia dan ikut serta mengusahakan perdamaian dunia dan kerja sama internasional, bekerja sama dalam bidang sosial, ekonomi, dan budaya, membicarakan masalah-masalah khusus yang menyangkut kepentingan bersama seperti kedaulatan negara, rasionalisme, dan kolonialisme.

Hasil dari Konferensi Asia-Afrika

Setelah membicarakan beberapa masalah yang menyangkut kepentingan negara di kawasan Asia dan Afrika, khususnya dan negara-negara di dunia pada umumnya. Para peserta koferensi segera mengambil beberapa keputusan penting, antara lain sebagai berikut.

  • Memajukan kerja sama antar bangsa-bangsa Asia Afrika di bidang sosial, ekonomi, dan kebudayaan.
  • Menuntut kemerdekaan bagi Aljazair, Tunisia, dan Maroko.
  • Mendukung tuntutan Indonesia atas Irian Barat dan tuntutan Yaman atas Aden.
  • Menentang diskriminasi ras dan kolonialisme dalam segala bentuk.
  • Aktif mengusahakan perdamaian dunia.

Nah itulah sedikit penjelasan mengenai Konferensi Asia-Afrika beserta tujuan dan hasil konferensi, demikian artikel mengenai sejarah yang dapat saya bagikan dan semoga bermanfaat,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *