Kota Terbesar Kedua di Indonesia

172

Kota Terbesar Kedua di Indonesia – Berbicara mengenai kota-kota di Indonesia, pastinya setiap orang hanya akan menyebutkan kota-kota yang terkenal saja, ataupun kota besar. Karena di Indonesia sendiri memiliki 33 provinsi yang di dalamnya terdapat ibu kota provinsi dan juga kota-kota besar lainnya. Bila dibeir pertanyaan mengenai kota terbesar di Indonesia mungkin sebagai besar orang akan menjawab Jakarta? karena memang Jakarta sebagai ibu kota negara memiliki jumlah penduduk yang paling banyak dibanding dengan ibu kota yang lain di Indonesia.

Namun tahukah Anda kota kedua terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta? Apakah Surabaya? Berikut penjelasannya!

Kota Terbesar Kedua di Indonesia Adalah Surabaya?

Jawabannya adalah benar. Karena Surabaya memiliki jumlah penduduk sekitar 2.806.306 jiwa, dengan luas wilayah 350,54 km2. Meskipun sebagai kota terbesar kedua di Indonesia, namun jumlah penduduk di surabaya masih belum setengahnya dari penduduk Jakarta yang menempati nomor urutan pertama sebagai kota terbesar di Indonesia dengan jumlah penduduk sekitar jakarta 9.992.842 jiwa

Asal-Usul Nama Surabaya

Surabaya merupakan ibukota provinsi Jawa Timur. Sebuah Kota Metropolitan kedua setelah Jakarta. Surabaya juga dikenal sebagai kota Pahlawan. Karena di sanalah pernah terjadi peperangan dahsyat antara arek-arek suroboyo melawan pasukan inggris, yang berhasil menewaskan Jenderal Mallaby dari pihak inggris.

Kota Terbesar Kedua di Indonesia

Sampai sekarang, tanggal 10 November diperingati sebagai hari Pahlawan. Untuk memperingati berkobarnya perjuangan utk mempertahankan kedaulatan RI di Surabaya. Di sana pula terdapat Jembatan suramadu yang merupakan salah satu icon Indonesia Asal Usul Nama Surabaya.

Baca: Daerah Penghasil Batu Bara Terbesar di Indonesia

Ada banyak versi tentang asal usul nama surabaya ini, namun semuanya berkaitan erat dengan kemenangan Raden Wijaya saat melawan pasukan tartar.

Versi pertama: Menurut sebagian buku “Surabaya” berasal dari kata “Sura” dan “Baya”. Sura berarti Jaya, menang, selamat. Sedangkan Baya artinya bahaya. Sehingga Surabaya kurang lebih berarti “Selamat dari Bahaya”. Selamat dari bahaya pada kalimat ini berarti, berhasil dikalahkannya pasukan Tartar (ada yg mengatakan bangsa China) oleh pasukan majapahit.

Ke dua: Surabaya berasal dari kata “suro” dan “boyo” Kata Suro berarti ikan Suro, sebuah ikan hiu yang besar. dan boyo berarti buaya. Di sini suro merupakan lambang dari pasukan tartar yang datang dari laut, sedangkan pasukan Majapahit digambarkan sebagai Boyo yang menyerang dari darat.

Ke tiga: Konon saat pertempuran antara Majapahit dengan Bangsa Tartar terjadi. Ada 2 prajurit yang sangat tangguh dari kerajaan majapahit. mereka bernama “Jaka Sura” dan “Jaka Baya”. Kemenangan Majapahit atas bangsa Tartar tidak terlepas dari kontribusi mereka berdua dalam pertempuran. Sayang, mereka berdua sangat sombong dan menganggap merekalah manusia yang paling kuat. Hingga ada seorang tua yang sakti mengutuk mereka.

Jaka Sura menjadi ikan Sura, sedangkan Jaka Baya menjadi seekor buaya. Hal ini ternyata tidak membuat mereka berubah, mereka masih saja bertengkar untuk memperebutkan wilayah dan makanan masing-masing. Sehingga terjadi pertempuran yang dahsyat antara mereka kedua binatang tersebut. Pertempuran baru berakhir saat mereka sama-sama mati. Raden wijaya yang melihat pertempuran tersebut, kemudian menamakan tempat itu dengan nama surabaya. Versi ketiga ini merupakan legenda tentang Surabaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here