Latar Belakang Terbentuknya ASEAN

300

ASEAN adalah singkatan dari “Association Of South East Asian Nations” yang berarti Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara. ASEAN merupakan organisasi regional (kawasan) yang dibentuk oleh pemerintahan lima Negara pendiri utama di kawasan Asia Tenggara.

Negara pendiri tersebut diantaranya adalah Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura dan Thailand dengan penandatanganan Deklarasi ASEAN atau sering juga disebut Deklarasi Bangkok oleh kelima menteri luar negeri masing-masing Negara tersebut pada tanggal 8 Agustus 1967 di Bangkok ibukota Thailand. Tanggal itu juga diperingati sebagai hari lahirnya ASEAN.Kelima menteri luar negeri tersebut adalah :

  1. Adam Malik dari Indonesia
  2. Tun Abdul Razak dari Malaysia
  3. S. Rajaratnam dari Singapura
  4. Thanat Koman dari Thailand
  5. Narcisco Ramos dari Filipina

Sedangkan terdapat negara-negara lain yang bergabung kemudian ke dalam ASEAN sehingga total menjadi 11 negara, yaitu :

  1. Brunei Darussalam tangal 7 Januari 1984
  2. Vietnam tangal 28 Juli 1995
  3. Myanmar tangal 23 Juli 1997
  4. Laos tangal 23 Juli 1997
  5. Kamboja tangal 16 Desember 1998

Latar Belakang Berdirinya ASEAN

ASEAN pertama kali didirikan di Bangkok (Thailand) pada tanggal 8 Agustus 1967 oleh 5 Negara saja, yaitu Indonesia, Filipina, Malaysia, Singapura, dan Thailand melalui Deklarasi Bangkok Kala itu. ASEAN (Association of Southeast Asian Nations) adalah sebuah organisasi geopolitik dan ekonomi dari beberapa Negara di kawasan Asia Tenggara.

Isi Deklarasi Bangkok

  • Mempercepat pertumbuhan ekonomi, kemajuan social dan perkembangan kebudayaan di kawasan Asia Tenggara.
  • Meningkatkan perdamaian dan stabilitas regional.
  • Meningkatkan kerjasama dan saling membantu kepentingan bersama dalam bidang ekonomi, social, teknik, ilmu pengetahuan dan administrasi.
  • Memelihara kerjasama yang erat di tengah- tengah organisasi regional dan internasional
  • Meningkatkan kerjasama untuk memajukan pendidikan, latihan dan penelitian di kawasan Asia Tenggara

Tujuan Dibentuknya ASEAN berdasarkan Deklarasi Bangkok

Maksud dan tujuan dibentuknya ASEAN seperti yag tercantum dalam Deklarasi Bangkok adalah :

  1. Untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial serta pengembangan kebudayaan di kawasan ini melalui usaha bersama dalam semangat kesamaan dan persahabatan untuk memperkokoh landasan sebuah masyarakat bangsa-bangsa Asia Tenggara yang sejahtera dan damai
  2. Untuk meningkatkan perdamaian dan stabilitas regional dengan jalan menghormati keadilan dan tertib hukum di dalam hubungan antara Negara-negara di kawasan ini serta mematuhi prinsip-prinsip Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa;
  3. Untuk meningkatkan kerjasama yang aktif dan saling membantu dalam masalah-masalah yang menjadi kepentingan bersama di bidang-bidang ekonomi, sosial, tekhnik, ilmu pengetahuan dan administrasi;
  4. Untuk saling memberikan bantuan dalam bentuk sarana-sarana pelatihan dan penelitian dalam bidang-bidang pendidikan, profesi, tekhnik, dan administrasi;
  5. Untuk bekerjasama dengan lebih efektif guna peningkatan pemanfaatan pertanian dan industri mereka, perluasan perdagangan dan pengkajian masalah-masalah komoditi internasional. Perbaikan sarana-sarana pengangkutan dan komunikasi serta peningkatan taraf hidup rakyat-rakyat mereka;
  6. Untuk memajukan pengkajian mengenai Asia Tenggara;
  7. Untuk memelihara kerjasama yang erat dan berguna dengan organisasi-organisasi internasional dan regional dengan tujuan serupa yang ada dan untuk menjajagi segala kemungkinan untuk saling bekerjasama secara erat di antara mereka sendiri.

Organisasi ASEAN sendiri bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial, dan pengembangan kebudayaan bagi negara-negara yang ikut dalam ASEAN. Sejak berdiri di tahun 1967, ASEAN mendapat anggota baru pada tanggal 7 Januari 1984, yaitu Brunei Darussalam, kemudia disusul oleh Vietnam sebagai anggota baru ASEAN atau yang ketujuh pada tanggal 28 Juli 1995.

Dan hingga kini ASEAN beranggotakan semua negara di kawasan Asia Tenggara, kecuali Timor Leste dan Papua Nugini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here