Letak Astronomis ASEAN dan Pengaruhnya

37

Letak Astronomis ASEAN – Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (PERBARA) atau yang lebih dikenal dengan Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) adalah sebuah organisasi geo-politik dan ekonomi dari negara-negara yang berada di kawasan Asia Tenggara yang pertama kali didirikan di Bangkok, 8 Agustus 1967.

Tujuan Dibentuknya ASEAN

ASEAN dibentuk berdasarkan Deklarasi Bangkok oleh Indonesia, Thailand, Singapura, Filipina dan Malaysia. Organisasi ini dibentuk dengan tujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kemajuan sosial, serta mengembangan kebudayaan negara-negara anggotanya.

Selain itu, ASEAN juga dibentuk untuk memajukan perdamaian di wilayah Asia Tenggara dan juga untuk meningkatkan stabilitas di tingkat regional, serta meningkatkan kesempatan untuk membahas perbedaan-perbedaan di antara anggotanya dengan damai.

Anggota ASEAN

ASEAN adalah organisasi yang dibentuk untuk kerjasama regional di kawasan Asia Tenggara. ASEAN merupakan kawasan regional di Benua Asia yang luas wilayah keseluruhan mencapai 4.479.200,5 km2. ASEAN atau Association of South East Asian Nation memiliki beberapa negara yang menjadi anggotannya, yaitu berjumlah 10. Berikut daftar negaranya:

  1. Indonesia (negara pendiri ASEAN)
  2. Filipina (negara pendiri ASEAN)
  3. Thailand (negara pendiri ASEAN)
  4. Singapura (negara pendiri ASEAN)
  5. Malaysia (negara pendiri ASEAN)
  6. Brunei Darussalam bergabung pada (7 Januari 1984)
  7. Vietnam bergabung pada (28 Juli 1995)
  8. Laos bergabung pada (23 Juli 1997) (Laos dan Myanmar bergabung pada waktu yang sama)
  9. Myanmar bergabung pada (23 Juli 1997) (Laos dan Myanmar bergabung pada waktu yang sama)
  10. Kamboja bergabung pada (30 April 1999)

Total Jumlah negara di Asia Tenggara berjumlah 11, sedangkan yang masuk ke dalam organisasi ASEAN hanya berjumlah 10, kecuali Timor Leste. Timor Leste sendiri dulu masuk ke dalam wilayah Indonesia dengan nama Timor Timur, namun melepaskan diri pada tahun 1999.

Letak Astonomis ASEAN

Berdasarkan letak astronomis, kawasan ASEAN terletak pada posisi 28°LU–11°LS dan 93°BT–141°BT dimana posisi astronomis ini memengaruhi iklim pada setiap negara di kawasan Asia Tenggara. Letak Astronomis negara-negara di ASEAN juga berbeda-beda, letak astronomis Indonesia adalah 6o LU (Lintang Utara) – 11o LS (Lintang Selatan) dan antara 95o BT (Bujur Timur) – 141o BT (Bujur Timur)

Jadi, letak astronomis ASEAN adalah 28° (Lintang Utara) – 11° LS (Lintang Selatan) dan antara 93° BT (Bujur Timur) – 141° BT (Bujur Timur). Letak astronomis tersebut juga berpengaruh terdahap iklim, cuaca, ekonomi, kelembapan dan pembagian waktu. Berikut penjelasannya

Pengaruh Letak Astronomi ASEAN

Berdasarkan letak astronomis ASEAN tersebut, terdapat beberapa dampak yang ditimbulkan berdasarkan posisi garis lintang dan garis bujur. Berikut beberapa dampak dan pengaruh beserta penjelasannya.

1. Iklim

Dampak yang paling berpengaruh berdasarkan letak astronomis tersebut adalah Iklim. Karena wilayah Asia Tenggara berdekatan dengan garis khatulistiwa, terutama di Indonesia yang dilewati garis khatulistiwa, maka mayoritas iklim di wilayah Asia Tenggara adalah Iklim Tropis. Dimana negara-negara di kawasan Asia Tenggara mendapatkan sinar matahari sepanjang tahun.

2. Cuaca

Karena negara-negara di kawasan Asia Negara mayoritas beriklim tropis, pengaruhnya negara-negara tersebut hanya memiliki 2 musim saja, yaitu musim kemarau (panas) dan musim penghujan (hujan).

3. Curah Hujan dan Kelembaban udara

Letak Astronomis ASEAN juga berdampak pada curah hujan yang turun dan juga kelembaban udara. Sebagian besar wilayah Asia Tenggara memiliki curah hujan yang tinggu, sehingga terbentuk hutan hutan tropis. Sedangkan kelembaban udara di wilayah Asean cenderung tinggi, dan hal ini mengakibatkan terjadinya pemanasan global.

4. Pembagian Waktu

Berdasarkan letak astronomis tersebut, wilayah Asia Tenggara terbagi ke dalam tiga waktu, yaitu GMT+7, GMT+8 dan GMT+9. Sedangkan di Indonesia juga terbagi ke dalam zona waktu yaitu Waktu Indonesia Barat (WIB), Waktu Indonesia Tengah (WITA), dan Waktu Indonesia Timur (WIT).

5. Ekonomi

Bidang yang paling berdampak berdasarkan letak astronomis ASEAN adalah bidang ekonomi. Dimana perekonomian penduduk di Asia Tenggara unggul di bidang pertanian, dimana bertani dan bercocok tanam menjadi sektor ekonomi paling bagus. Hal tersebut dikarenakan sinar matahari akan terus menyinari negara-negara di ASEAN karena beriklim tropis.

Nah, itulah letak astronomis ASEAN beserta dampak atau pengaruh dari bebepa sektor, mulai dari iklim, cuaca, zona waktu, kelembapan dan bidang ekonomi. Demikian artikel yang dapat saya bagikan mengenai letak astronomis di wilayah ASEAN dan semoga bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here