Letak Kerajaan Majapahit yang Sebenarnya

664

Kerajaan Majapahit merupakan sebuah kerajaan Terbesar di Indonesia yang berpusat di Jawa Timur, Indonesia antara tahun berdiri sekitar 1293 hingga 1500 M. Kerajaan Majapahit mencapai puncak kejayaanya pada masa kekuasaan Hayam MWuruk yang berkuasa antara tahun 1450 hingga 1389.

Kerajaan Majapahit sendiri merupakan kerajaan bercorak Hindu-Buddha yang pernah menguasai Nusantara, bahkan hingga ke negara tetangga, dan dianggap sebagai kerajaan terbesar di Indonesia. Kekuasaan Kerajaan Majapahit memiliki kekuasaan yang terbentang dari Pulau Jawa, Sumatra, Semenanjung Malaya, Pulau Kalimantan dan hingga ke Indonesia bagian Timur.

Dimana Letak Kerajaan Majapahit?

Kerajaan Majapahit merupakan kerajaan terbesar di Indonesia yang pada masa kejayaannya hampir menguasai seluruh nusantara. Bahkan, Kerajaan Majapahit di klaim sebagai kerajaan terbesar di Asia Tenggara yang juga pernah menguasai daerah di luar nusantara. Letak kerajaan Majapahit diyakini berada di wilayah kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Namun, banyak peninggalan Kerajaan Majapahit yang tersebar di Mojokerto, Kediri, dan juga Jombang.

Seperti halnya sebuah negara, kerajaan Majapahit juga memiliki sebuah Ibukota sebagai pusat kerajaan. Ibu kota Majapahit sendiri sudah tiga kali berpindah-pindah tempat. Ketiganya terjadi di masa pemerintahan raja yang berbeda, diantaranya adalah sebagai berikut.

1. Pemerintahan Raden Wijaya
Masa pemerintahan Raden Wijaya sampai tahun 1305 Masehi. Pada masa itu, ibukota Majapahit terletak di pelabuhan Canggu, Mojokerto. Tepatnya di sebuah delta dari sebuah bengawan. Istana Kerajaan Majapahit pada jaman itersebut terletak menghadap ke bengawan tersebut.

2. Pemerintahan Jayanegara
Masa pemerintahan Jayanegara adalah antara tahun 1305 – 1478 Masehi. Pada masa tersebut pusat pemerintahannya Kerajaan terletak di Desa Trowulan. Desa ini terletak di perbatasan antara kota Mojokerto dan Jombang.

3. Pemerintahan Dinasti Girindrawardhana
Masa pemerintahan pada Dinasti Girindrawardhana dimulai dari berkuasa Bhre Hyang Purwawisesa pada 1478 masehi dan berakhir pada 1519 Masehi ketika Dyah Rana Wijaya turun tahta. Pada masa keluarga bangsawan ini, ibukota kerajaan ini terletak di wilayah Kediri.

Letak kerajaan Majapahit sebenarnya memiliki banyak versi, namun sebagian besar arkeolog, ilmuan, dan ahli budaya banyak yang menyimpulkan bahwa Kerajaan Majapahit sebenarnya berada di daerah Trowulan, Mojokerto. Karena, di daerah tersebut banyak ditemukan berbagai benda-benda peninggalan yang berhubungan dengan sebuah Kerajaan, seperti prasasti, artefak, dan kontruksi banguan seperti candi, makan, dan gapura.

Dikarenakan banyak penemuan peninggalan sejarah di tempat tersebut, pemerintah kemudian menetapkan desa Trowulan sebagai situs cagar budaya. Semua masyarakat atau warga tidak boleh membangun rumah atau apapaun di sekitar cagar alam tersebut, supaya proses penggalian dan pencarian sisa peninggalan Kerajaan Majapahit bisa dilakukan dengan lancar.

Walaupun begitu, teori mengenai Ibukota Kerajaan Majapahit yang berpindah tiga kali menjadi bukti yang cukup kuat. Pasalnya pada tahun 2008 lalu tim peneliti menemukan banyak bangunan sisa peninggalan kerajaan yang berupa tembok dan sumur di Kota Kediri. Di lokasi tersebut pula banyak ditemukan benda-benda sisa peninggalan lainnya seperti guci, dan tembikar. Dan bisa disimpulkan, bahwa Kota Kediri juga pernah menjadi pusat Kerajaan Majapahit.

Referensi:
https://brainly.co.id/tugas/7408476
https://id.wikipedia.org/wiki/Majapahit

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here