Makna Bhineka Tunggal Ika Bagi Bangsa Indonesia

290

Makna Bhineka Tunggal Ika Bagi Bangsa Indonesia – Salah satu semboyan yang paling terkenal di Indonesia adalah Bhineka Tunggal Ika. Semboyan yang terdapat dalam Pancasila ini menjadi salah satu ikon persatuan di Indonesia. Seolah, semboyan ini menjadi benteng yang sangat penting untuk menjaga kebersamaan di tengah Indonesia yang begitu majemuk dengan banyaknya suku dan rasa yang berbeda.

Namun, sayangnya, di zaman yang sudah semakin modern dan kuatnya arus globalisasi yang menghantam Indonesia, pemahaman mengenai makna Bhineka Tunggal Ika bagi bangsa Indonesia juga ikut memudar. Jika disimak secara mendalam, Bhineka Tunggal Ika seolah hanya tinggal semboyan yang menggema di penjuru negeri namun masuk hingga sanubari.

Cukup banyak generasi muda yang tidak lagi paham mengenai prinsip dan juga makna Bhineka Tunggal Ika bagi bangsa Indonesia. Akibatnya, semangat persatuan yang diutarakan hanya seperti pemanis saja dan rawan disusupi dengan agenda kelompok tertentu.

Secara singkat, persatuan yang kini terbangun seolah menjadi tindakan pembenaran keinginan yang dipaksakan dari suatu kelompok dan bukan tujuan utama dari bangsa. Lantas, apa sebenarnya makna dari semboyan Bhineka Tunggal Ika bagi negara ini? Simak beberapa ulasannya di bawah ini.

Memaknai Ulang Bhineka Tunggal Ika

Untuk memahami makna Bhineka Tunggal Ika bagi bangsa Indonesia, pembahasan harus dimulai dari pengertian mengenai semboyan tersebut. Semboyan Bhineka Tunggal Ika sebenarnya bukan merupakan semboyan yang baru dirumuskan saat zaman kemerdekaan. Semboyan tersebut muncul jauh sebelum masa kemerdekaan tersebut.

Dalam catatan sejarah, semboyan Bhineka Tunggal Ika muncul dalam kitab Sutasoma yang dikarang oleh Mpu Tantular. Semboyan tersebut kemudian diadopsi oleh para pahlawan terdahulu Indonesia dalam rangka menyatukan keberagaman yang ada di Indonesia. Secara arti, Bhineka Tunggal Ika memiliki pengertian berbeda-beda tetapi tetap satu jua.

Pengertian dari Bhineka Tunggal Ika tersebut sebenarnya selaras dengan kondisi riil yang ada di Indonesia. Sebagaimana diketahui, Indonesia terpisah menjadi puluhan ribu pulau dari Sabang sampai Merauke. Setiap pulau tersebut memiliki adat istiadat tersendiri yang bisa saja menimbulkan isu perpecahan karena semangat kesukuan yang terlalu tinggi.

Oleh karena itu, pemahaman makna Bhineka Tunggal Ika bagi bangsa Indonesia menjadi sangat penting. Semboyan ini seharusnya menjadi alat pemersatu bangsa. Ketika ada satu atau dua kelompok yang berbuat onar sehingga menimbulkan perpecahan, pemaknaan semboyan yang melekat dalam hati mereka seharusnya bisa menjadi benteng.

Nah, kesadaran akan makna Bhineka Tunggal Ika bagi bangsa Indonesia yang seperti hal tersebut sepertinya belum dipahami dengan baik oleh masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, ke depan, pembelajaran mengenai pemaknaan ulang Bhineka Tunggal Ika harus dilakukan. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah mengetahui prinsip dasar semboyan tersebut.

Prinsip Dasar Bhineka Tunggal Ika

Ada cukup banyak prinsip dasar tentang Bhineka Tunggal Ika yang sebaiknya diketahui bersama. Pengetahuan mengenai prinsip dasar Bhineka Tunggal Ika akan menjadi salah satu hal paling penting untuk mendapatkan pemaknaan yang lebih baik dari semboyan tersebut. Adapun beberapa prinsip dasar dari semboyan ini adalah sebagai berikut:

  1. Common Denominator
    Indonesia lahir dalam sebuah keberagaman. Tidak hanya masalah suku dan bahasa, di Indonesia sendiri ada beberapa jenis agama yang diakui secara legal oleh pemerintah. Perbedaan yang ada tersebut harus dicari common denominator-nya atau persamaan yang tersaring dari perbedaan tersebut.Hal ini tentu penting karena membentuk keterikatan dari perbedaan yang terbentuk akan melahirkan semangat untuk bersatu. Oleh karena itu, konsep common denominator adalah salah satu hal dasar yang sebaiknya dipahami dengan baik.
  2. Tidak Bersifat Sektarian dan Eksklusif
    Sebagaimana disinggung di awal bahwa perbedaan yang ada di Indonesia cukup rawan menimbulkan masalah yang bersifat sektarian atau kesukuan. Oleh karena itu, untuk memahami makna Bhineka Tunggal Ika bagi bangsa Indonesia, perlu diketahui bahwa Bhineka Tunggal Ika memiliki prinsip tidak bersifat sektarian dan eksklusif.Jika setiap warga negara memiliki pemahaman yang benar mengenai prinsip dari Bhineka Tunggal Ika yang kedua ini, masalah sektarian tentu bisa dihindari. Perlu dipahami bahwa semangat persatuan dengan pembelaan berlebihan terhadap satu suku merupakan tindakan yang keliru. Sayangnya, hal tersebut banyak terjadi akhir-akhir ini.
  3. Tidak Bersifat Formalitas
    Semboyan Bhineka Tunggal Ika dirumuskan bukan tanpa fungsi. Semboyan ini adalah salah satu bentuk usaha yang dilakukan untuk mempersatukan bangsa dan negara Indonesia. Oleh karena itu, prinsip Bhineka Tunggal Ika adalah ia bukanlah sebuah formalitas belaka. Makanya, semboyan ini tidak cukup hanya terucap di bibir saja.Seharusnya, makna Bhineka Tunggal Ika harus menjadi landasan dan dasar dari semangat persatuan. Dengan kesadaran pentingnya persatuan, maka akan ada usaha-usaha yang dilakukan, seperti menjaga sikap, berusaha saling menghormati dan lainnya.

Nah, dengan pemahaman terkait makna Bhineka Tunggal Ika bagi bangsa Indonesia yang benar, maka persatuan bagi negara Indonesia akan bisa diwujudkan dalam masyarakat. Semoga bermanfaat.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here