Pencipta Lagu Mengheningkan Cipta Asli

Pencipta Lagu Mengheningkan Cipta – Berbicara mengenai lagu wajib nasional, lagu mengheningkan cipta mungkin akan banyak disebutkan. Karena setiap upacara bendera pada hari senin di sekolah-sekolah, lagu mengheningkan cipta selalu dikumandangkan. Lalu apakah Anda tahu siapa pencipta lagu mengenaingkan cipta yang asli. Berikut jawabannya beserta lirik lagu mengheningkan cipta dan maknanya.

Siapa Pencipta Lagu Mengheningkan Cipta?

Tahukah Anda, siapa pencipta lagu mengheningkan cipta? Yah benar, beliau adalah Truno Prawit. Lagu ini memiliki makna agar kita senantiasa bersyukur atas kemerdekaan Indonesia yang dianugerahkan oleh Tuhan Yang Maha Esa melalui pengorbanan dan perjuangan para pahlawan bangsa.

Lagu Mengheningkan Cipta juga dikenal dengan nama Hymne Pahlawan. Lagu dengan syair menggungah jiwa ini diciptakan oleh seseorang bernama Truno Prawit. Sayangnya, tidak seperti pencipta lagu kebangsaan lainnya, informasi mengenai siapa Truno Prawit sangat sulit didapatkan.

Lagu mengheningkan cipta juga menjadi bentuk terima kasih kepada para pahlawan yang rela berkorban demi bangsa dan negara Indonesia tercinta. Ritual ini sering dilakukan pada saat upacara bendera. Saat mengheningkan cipta itulah, peserta upacara berdoa untuk menghormati para pahlawan yang telah gugur di medan perang.

Lagu Mengheningkan Cipta ini pertama kali dibawakan pada tahun 1958 saat Presiden Soekarno melaksanakan sebuah upacara untuk memperingati hari pahlawan di Ambon. Lagu ini diperdengarkan di sana sebagai upaya untuk mengumpulkan dukungan dalam rangka membebaskan wilayah Irian Barat.

Lirik Lagu Mengheningkan Cipta

Dengan seluruh angkasa raya memuji
Pahlawan negara
Nan gugur remaja diribaan bendera
Bela nusa bangsa

Kau kukenang wahai bunga putra bangsa
Harga jasa
Kau Cahya pelita
Bagi Indonesia merdeka

Makna Dibalik Lagu Mengheningkan Cipta

Tersirat harapan dan cita-cita bangsa yang harus di junjung tinggi oleh pemuda Indonesia. Untuk lebih memahami makna dan nilai yang di kandung dari lagu ini lebih jelas dan terperinci, mari kita uraikan lirik demi lirik.

“Bangun pemudi pemuda Indonesia” Ungkapan atau keinginan serta harapan dari para pejuang dan para pahlawan terhadap pemuda dan pemudi bangsa Indonesia di masa yang akan datang. Mereka ingin pemuda pemudi Indonesia bangkit saat keterpurukan datang.

“Lengan bajumu singsingkan untuk negara” Jangan malas! Jangan ragu untuk melakukan sesuatu, selama hal itu tak merugikan orang lain dan diri sendiri. Jangan gengsi alias malu! Bersikaplah PeDe alias percaya terhadap diri sendiri. Masa yang akan datang kewajibanmulah Masa depan bangsa tertumpu pada pundak pemuda.

Tugas pemuda untuk mengharumkan nama bangsa dan negara yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia. Menjadi tanggunganmu terhadap nusa, Kalimat ini diulang sampai dua kali. Ini menekankan bahwa tanggung jawab pemuda yang sangat besar terhadap negara. “Sudi tetap berusaha jujur dan ikhlas” Hendaknya sikap dan sifat yang tercermin adalah sikap dan sifat yang mulia.

Sikap dimana pemuda itu tidak mudah putus asa, jujur dan ikhlas untuk menjalani kehidupan. “Tak usah banyak bicara trus kerja keras” Jangan hanya berniat yang ditunjukkan hanya dengan kata-kata, tetapi buktikan itu dengan suatu tindakan nyata. “Hati teguh dan lurus pikir tetap jernih”Berpegang teguh pada pendirian, jangan mudah digoyahkan sesuatu yang belum jelas informasinya.

Saat ada sesuatu yang menghalang dan menghadang, jangan terburu-buru dan gegabah dalam mengambil tindakan. “Bertingkah laku halus hai putra negri” Kalimat ini adalah dua lirik terakhir di bait kedua. Sama seperti bait pertama, bait kedua juga mengulang liriknya sampai dengan dua kali. Berarti hal ini sangat-sangat ditekankan.

Intinya yaitu harapan agar para pemuda mempunyai akhlak, pendirian, sikap dan sifat yang baik, jangan kasar!.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *