Penyerangan Suatu Negara Terhadap Negara Lain

228
5/5 (5)

Dalam perang dunia, baik yang pertama atau yang kedua banyak dilakukan penyerangan dari suatu negara ke negara lain dengan tujuan tertentu yang disebut dengan kolonialisme dan imperalisme yang sebagian besar dilakukan oleh bangsa barat ke benua lainnya seperti ke Benua Asia dan Afrika. Lalu apakah istilah untuk menyebutkan penyerangan dari suatu negara terhadap negara lain, berikut penjelasannya.

Penyerangan Suatu Negara Terhadap Negara Lain

Penyerangan dari suatu negara terhadap negara lain disebut dengan agresi. Agresi adalah suatu seranagan yang dilakukan suatu negara terheadap negara lain dengan tujuan merusak serta membahayakan suatu objek tersebut. Agresi sendiri merupakan tindakan yang sudah direncanakan sedemikian rupa guna mencapai tujuan tertentu, seperti ingin menguasai wilayah negara lain atau kolonialisme.

Agresi biasanya berhubungan dengan agresi militer. Agresi militer adalah sebuah tindakan yang dilakukan suatu negara terhadap negara lain dengan melakukan penyerangan ke suatu wilayah dengan tujuan untuk merebut kedaulatan atau kesejahteraan sebuah negara tersebut. Contoh dari tindakan agresi militer adalah melakukan genjatan senjata dengan negara lain, memblokade jalan utama di negara lain, dan tujuan utama dari agresi militer adalah penyerangan yang menyakiti fisik dan juga non-fisik (psikis/mental)

Baca: Perbedaan Invasi dan Agresi

Di Indonesia sendiri juga pernah terjadi kejadian agresi militer yang dilakukan oleh Belanda yang disebut dengan istilah Agresi Militer Belanda. Agresi Militer Belanda terjadi dua kali di Indonesia, yaitu Agresi Belanda I dan Agresi Belanda II.

Agresi Militer Belanda I
Agresi Militer Belanda I adalah operasi militer yang dilakukan oleh Belanda pada tanggal 21 Juli 1947 hingga 5 Agustus 1947 yang terjadi di Pulau Jawa dan Sumatera. Operasi ini menjadi bagian aksi Polisionil yang dilakukan oleh Belanda dalam rangka mempertahankan pemahaman Belanda atas Perundingan Linggarjati. Menurut sudut pandang Indonesia, Agresi Belanda I dianggap sebagai pelaggaran dari hasil Perundingan Linggarjati.

Latar belakang dari Agresi Militer Belanda I adalah terjadinya perselisihan Indonesia dengan Belanda karena adanya perbedaan pemahaman mengenai hasil Perundingan Linggarjati. Belanda cenderung menempatkan Idonesia segai sebuah negara persekutuan dengan Belanda sebagai negara induknya. Sebaliknya, Indonesia tetap akan mempertahankan kedaulatannya dengan teguh karena telah lepas dari Belanda.

Agresi Militer Belanda II
Latar belakang Agresi Militer Belanda II adalah keinginan Belanda untuk menghentikan perjuangan Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaannya, dengan menyerang Ibukota Indonesia kala itu, yaitu Yogyakarta. Agresi Militer Belanda II memanfaatkan kelemahan Indonesia waktu itu saat sedang menghadapu pemberontakan PKI di Madiun dan juga DI/TII di Jawa Barat.

Agresi Militer Belanda II adalah operasi militer yang dilakukan oleh Belanda yang terjadi pada tanggal 19 Desember 1948 dengan diawali serangan terhadap Yogyakarta yang kala itu menjadi Ibukota Indonesia. Serta penangkapan beberapa tokoh Indonesia kala itu seperti Ir.Soekarno, Mohammad Hatta, Sjahrir dan beberapa tokoh lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here