7 Peran Indonesia Dalam GNB (Gerakan Non-Blok)

518

Peran Indonesia Dalam GNB – Gerakan Non-Blok (GNB) atau Non-Aligned Movement (NAM) merupakan suatu organisasi internasional yang beranggotakan lebih dari 100 negara yang beranggapan bahwa negara mereka tidak memiliki ikatan sekutu dengan blok kekuatan besar manapun di dunia ini. Yang dimaksud disini adalah Blok Timur dan Blok Barat.

Dalam Perang Dingin, istilah Blok Timur (atau Blok Soviet) digunakan untuk menyebut Uni Soviet dan sekutu-sekutunya di Eropa Tengah dan Timur (Bulgaria, Cekoslovakia, Jerman Timur, Hungaria, Polandia, Romania, dan – sampai awal 1960-an – Albania). Sedangkan Blok Barat atau Blok Kapitalis selama Perang Dingin merujuk pada kekuatan yang bersekutu dengan Amerika Serikat dan NATO melawan Uni Soviet dan Pakta Warsawa.

7 Peran Indonesia Dalam GNB (Gerakan Non-Blok)

Sebagaimana tercantum dalam Deklarasi Havana tahun 1979, Gerakan Non-Blok bertujuan menjamin kemerdekaan, kedaulatan, integritas teritorial, dan keamanan dari negara-negara non-blok dalam memperjuangkan kemerdekaan dari rasisme, apartheid, neo-kolonialisme, kolonialisme, imperialisme, dan segala bentuk interferensi, hegemoni, pendudukan, agresi militer, serta menentang segala macam blok politik.

Salah satu negara anggota Gerakan Non Blok adalah Indonesia. Sebagai salah satu anggota, ternyata Indonesia memiliki peranan yang penting dalam organisasi ini.

Peran Indonesia Dalam GNB (Gerakan Non-Blok)

Berikut peran-peran yang dijalankan Indonesia dalam Organisasi Non-Blok.

  1. Menjadi salah satu perintis dan pemrakarsa Gerakan Non-BloK.
  2. Menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Non-Blok Ke-10 pada bulan September 1992.
  3. Mengupayakan penyelesaian masalah utang luar negeri negara-negara berkembang miskin yang terpadu, berkesinabungan dan komprehensif.
  4. Menghidupkan kembali dialog konstruktif Utara-Selatan berdasarkan saling ketergantungan yang setara, kesamaan kepentingan dan manfaat, serta tanggung jawab bersama.
  5. Bersama Brunei Darussalam mendirikan Pusat Kerja Sama Teknik Selatan-Selatan Gerakan Non-Blok.
  6. Meningkatkan peran GNB untuk menyerukan perdamaian dan keamanan internasional.
  7. Upaya penanganan isu-isu dan ancaman keamanan global baru.

Peran Indonesia galam gerakan non blok atau GNB adalah Indonesia tidak mengikuti dalam kegiatan Gerakan Blok Timur maupun Blok Barat. bahkan Indonesialah yang memprakarsai berdirinya GNB untuk meredakan ketegangan atau ancaman perang dengan cara menghindari pertikaian bersenjata yang dilakukan antara Blok Timur dan Blok Barat untuk menuju perdamaian dan keamanan dunia dan juga berusaha memajukan pembangunan ekonomi sosial budaya dan politik agar tidak tertinggal dari negara maju .

Gerakan Non-Blok (GNB) sendiri memiliki kesimpulan  sebagai salah satu upaya yang dilakukan pemerintah Indonesia untuk mencapai perdamaian dunia sebagaimana yang termaktub dalam pembukaan UUD 1945.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here