Reboisasi adalah? Pengertian, Tujuan, dan Manfaat Reboisasi

80

Pengertian Reboisasi – Belakangan ini banyak di beritakan bahwa di daerah yang resapan airnya kurang terjadi bencana banjir. Sebut saja ibu kota kita, jakarta. Selain itu banyak di kota-kota lain yang menjadi langganan banjir pada saat musim hujan datang. Tidak hanya banjir,tanah longsor juga banyak terjadi di daerah pegunungan yang rata-rata hutanya gundul. Hal tersebut disebabkan oleh penebangan liar yang tidak diimbangi dengan reboisasi. Kejadian tersebut sudah tentu meresahkan masyarakat.

Atas dasar faktor-faktor di atas, sangat diperlukan kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Dari hal terkecil misalnya membung sampah pada tempatnya, itupun sudah berdampak positif terhadap lingkungan. Apalagi kita mau melakukan reboisasi pasti bencana banjir dan tanah longsor akan semakin minim terjadi. Sejauh ini yang kita lihat disekitar kita, sudah banyak yang melakukan penanaman pohon, seperti di sekolah-sekolah atau pun di tempat lain.

Usaha melestarikan lingkungan dari pengaruh dampak pembangunan adalah salah satu usaha yang perlu dijalankan. Pengolahan lingkungan yang baik dapat mencegah kerusakan lingkungan akibat suatu pembangunan proyek. Pengolahan yang baik menjaga ekosistem dengan mencegah berlangsungnya pembangunan, sebab pembangunan itu perlu untuk meningkatkan kualitas hidup manusia.

Jadi, yang penting disini adalah membangun dengan berdasarkan wawasan lingkungan bukan membangun yang berdasarkan wawasan ekonomi semata saja. Sesuai dengan dampak yang di duga akan terjadi, maka di tetapkan cara pengelolahan yang akan dilakukan agar tepat guna. Teknologi yang akan digunakan, ditentukan berdasarkan prinsif efektif, efisien dan biaya murahan agar dapat ditanggung dari hasil proyek tanpa harus menderita kerugian.

Pengertian Reboisasi

Reboisasi adalah penanaman kembali hutan yang telah di tebang (tandus, gundul). Reboisasi berguna untuk meningkatkan kualitas kehidupan manusia dengan menyerap polusi dan debu dari udara, membangun kembali habitat dan ekosistem alam, mencegah pemanasan global dengan menangkap karbon dioksida dari udara, serta dimanfaatkan hasilnya (terutama kayu).

Tujuan Reboisasi

Tujuan dilakukannya aktivitas reboisasi diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Mencegah terjadinya banjir dan tanah longsor

Selain reboisasi, banjir dan tanah longsor dapat dicegah dengan hal kecil.seperti tidak membuang sampah sembarangan, melakukan tebang pilih,menenami lahan kosong,bila perlu membuat hutan kota. Hutan kota merupakan pendekatan dan penerapan salah satu atau beberapa fungsi hutan dalam kelompok vegetasi di perkotaan untuk mencapai tujuan proteksi, rekresi,estetika,dan kegunaan fungsi lainya bagi kepentingan masyarakat perkotaan.jika hal tersebut dilakukan akan berdampak sangat besar dalam menghambat terjadinya banjir dan tanah longsor.

2. Menjaga kelestarian hutan

Reboisasi mempunyai banyak dampak positif. Dengan diadakanya reboisasi pasti jarang terjadi bencana alam. Dengan adanya pelaksanaan reboisasi diharapkan bisa menjadi salah satu alternatif dalam memelihara dalam memelihara kelestarian hidup di daerah tertentu. Selain itu kelestarian hutan akan tetap terjaga. Dalam kehidupan ini kelestarian hutan sangatlah penting. Jika hutan mengalami kerusakan akan barakibat buruk bagi kelangsungan hidup di dunia.

Manfaat Reboisasi

Reboisasi memiliki banyak sekali manfaat, berikut diantaranya:

1. Melestarikan sumber daya alam

Unsur tata lingkungan biofisik yang nyata dan berpotensi untuk memenuhi kebutuhan manusia demi mempertahankan kelangsungan hidupnya. Maka tindakan eksploitasi harus harus disertai dengan norma-norma pemanfaatan dan pelestarian sumber daya alam.

2. Pencemaran Lingkungan

Pencemaran lingkungan hidup harus menjadi perhatian yang serius di erra saat ini, meningkatnya kegiatan industri seperti pertambangan telah banyak mengganggu ekosistem hidup. Maka dari itu kita harus melakukan reboisasi (go green).

3. Untuk meningkatkan sumber daya alam

Sumber daya alam memang sangat dibutuhkan, dan pasti mempunyai tujuan knpa sumber daya alam harus ditingkatkan. Seperti ungkapan Wina Sanjaya (2010:21) di bawah ini :

“Tujuan dari pengelolahan lingkungan disini terutama mencegah kemunduran populasi sumber daya alam yang dikelola dan sumber daya alam lainnya yang ada disekitarnya dan mencegah pencemaran limbah /polutan yang membahayakanSelain itu agar meningkatkan kwalitas sumber daya alam dalam hal pemakaianya. Maka dari itu mulai sekarang mari kita jaga lingkungan hidup ini dengan cara tingkatkan penanaman pohon (GO GREEN)”

4. Untuk melestarikan hutan dan mencegah adanya banjir

Hutan adalah sahabat kita dan kecintaan terhadap sahabat kita yang satu ini perlu untuk kita hidupkan kembali dan kita benahi lebih serius karena sebenarnya kita adalah orang yang berhutang kepada hutan karena tanpa pamrih hutan-hutan kita telah memberikan oksigen, menjaga sumber air, menunjang kebutuhan kertas kita dan mencegah terjadinya bencana alam. Banjir yang terjadi sebagian besar disebabkan karena curah hujan yang cukup tinggi. Namun demikian, ulah manusia yang membuang sampah di sungai, menebang pohon sehingga hutan menjadi gundul juga memjadi penyebab terjadinya banjir.

Sampah yang di buang ke sungai, lama-kelamaan akan menumpuk dan apabila hujan datang air sungai akan meluap karena alirannya terhambat oleh tumpukan sampah yang sangat banyak dan mengakibatkan banjir. Beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya banjir di antaranya adalah sebagai berikut.

  • Membuang sampah pada tempatnya.
  • Membersihkan, selokan atau parit dekat rumah dari sampah sehingga aliran air menjadi lancar.
  • Melakukan penghijauan di lahan-lahan kosong sebagai daerah resapan air.
  • Melakukan penghijauan di hutan-hutan yang gundul (reboisasi).

Nah, itulah sedikit pengertian mengenai reboisasi, tujuan dilakukannya reboisasi, dan manfaat dari adanya reboisasi, demikian artikel yang dapat saya bagikan, dan semoga bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here