Sejarah dan Pengertian Perang Dingin (1947 – 1991)

68

Peran dingin adalah istilah perang yang berlatarbelakang dari konflik-konflik yang sudah terjadi sebelumnya yang menyangkut kepentingan dua kekuatan besar, yaitu Blok Barat yang dipimpin oleh Amerika Serikat dan Blok Timur yang dipimpin oleh Uni Soviet. Selain itu perang dingin juga dilatarbelakangi oleh perbedaan ideologi, supremasi, dan lain sebagainya.

Perang dingin terjadi antara tahun 1947 hingga 1991. Istilah perang dingin ini pertama kali dikenalkan oleh Bernard Baruch dan Walter Lippman yang berasal dari Amerika Serikat pada tahun 1947 untuk menggambarkan hubungan yang terjadi antara Amerika Serikat dan Uni Soviet.

Perang Dingin dipelopori oleh persaingan antara Amerika dan Soviset beserta sekutunya diberbagai bidang, seperti koalisi militer, industri, ideologi, perlombaan nuklir, persenjataan dan lain-lain. Perang dingin bisa dikatakan bukanlah perang biasanya karena menyangkut dua negara adikuasa yang saling merebutkan pengaruh politik internasional. Perebutan pengaruh dimulai dengan saling mencurigai antarnegara adidaya tersebut.

Sejarah Perang Dingin (1947 – 1991)

Perang Dingin adalah sebutan bagi suatu periode terjadinya ketegangan politik dan militer antara Dunia Barat, yang dipimpin oleh Amerika Serikat dan sekutu NATO-nya, dengan Dunia Komunis, yang dipimpin oleh Uni Soviet beserta sekutu negara-negara satelitnya.

Peristiwa ini dimulai setelah keberhasilan Sekutu dalam mengalahkan Jerman Nazi di Perang Dunia II, yang kemudian menyisakan Amerika Serikat dan Uni Soviet sebagai dua negara adidaya di dunia dengan perbedaan ideologi, ekonomi, dan militer yang besar. Uni Soviet, bersama dengan negara-negara di Eropa Timur yang didudukinya, membentuk Blok Timur. Sedangkan Amerika Serikat bersama – sama dengan Negara-negara di Eropa Barat membentuk Blok Barat. Proses pemulihan pasca-perang di Eropa Barat difasilitasi oleh program Rencana Marshall Amerika Serikat, dan untuk menandinginya, Uni Soviet kemudian juga membentuk COMECON bersama sekutu Timurnya.

Amerika Serikat membentuk aliansi militer NATO pada tahun 1949, sedangkan Uni Soviet juga membentuk Pakta Warsawa pada tahun 1955. Beberapa negara memilih untuk memihak salah satu dari dua negara adidaya ini, sedangkan yang lainnya memilih untuk tetap netral dengan mendirikan Gerakan Non-Blok.

Baca: Faktor Penyebab Perang Dingin (1947 – 1991)

Dari persaingan kedua blok tersebut, memunculkan terjadinya perang dingin yang ditandai oleh adanya perlombaan senjata nuklir, dan perlombaan teknologi ruang angkasa, yang menyebabkan perkembangan IPTEK sangat pesat. Namun disisi lain perkembangan IPTEK tersebut mengancam kelangsungan hidup manusia, terutama bahaya dari radiasi tenaga nuklir.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here