Sejarah dan Proses Terbentuknya Kepulauan Indonesia

24

Indonesia merupakan negara dengan kepulauan terbesar di dunia. Indonesia memiliki luas wilayah sekitar 1,904,569 km dengan jumlah pulau yang ada sekitar 17.508 pulau. Hampir 2/3 wilayah dari negara Indonesia adalah lautan, berjajar di atasnya belasan ribu pulau yang menyambung dari Sabang sampai Merauke. Sselain itu terhampar garis pantai yang sangat panjang, hutan tropis yang sering terguyur hujan sepanjang tahun dengan berbagai satwa dan fauna cantik di dalamnya serta puncak-puncak vulkanik menjadi ciri khas negara Indonesia.

Sejarah Terbentuknya Kepulauan di Indonesia

Proses terbentuknya kepulauan Indonesia memakan waktu hingga berjuta-juta tahun lamanya. Pada awalnya beberapa pulau besar di Indonesia, seperti Pulau Sumatera, Pulau Kalimantan, Pulau Jawa dan Pulau Bali merupakan satu kesatuan atau satu pulau, yang membentuk daratan yang sangat luas yang bergabung dengan daratan Asia lainnya yang dikenal dengan nama Paparan Sunda.

Kemudian daratan-daratan ini bergerak karena adanya pergerakan permukaan air laut yang membuat daratan tersebut terpisah menjadi beberapa bagian dan ada beberapa yang menyatu kembali. Proses ini diperkirakan memakan waktu selama 20.000 tahun.

Baca juga: 5 Daftar Negara Terkecil di Asia Tenggara

Selain proses tersebut, letak negara Indonesia yang berada di jalur gunung berapi dunia juga ikut berperan aktif dalam proses pembentukan kepulauan yaitu keluarnya lava dari gunung berapi yang kemudian menjadi daratan baru.

Faktor lainnya, karena letak negara Indonesia yang berada di titik temu dari tiga lempeng bumi juga berpengaruh pada terbentuknya kepulauan. Pergerakan lempeng yang aktif juga masih bisa kita rasakan pada sekarang yaitu dengan adanya gempa bumi di negara kita.

Teori Lainnya Mengenai Proses Terbentuknya Kepulauan Indonesia

Sebuah teori geologi kuno menyebutkan, proses terbentuknya daratan yang terjadi di Asia belahan selatan adalah akibat proses pergerakan anak benua India ke utara yang bertabrakan dengan lempeng bumi bagian utara. Pergerakan lempeng bumi inilah yang kemudian melahirkan Gunung Himalaya. Konon proses yang terjadi pada 20-36 juta tahun yang silam itu menyebabkan sebagian anak benua di selatan terendam air laut, sehingga yang muncul di permukaan adalah gugusan-gugusan pulau (nusantara) yang merupakan mata rantai gunung berapi.

Lalu bagaimana menurut teori geologi modern? Menurut ilmu kebumian yang lazim saat ini, pembentukan kepualuan Indonesia terkait dengan teori tektonik lempeng. Teori tektonik lempeng (tectonic plate) adalah teori yang menjelaskan pergerakan di kulit bumi sehingga memunculkan bentuk permukaan bumi seperti yang sekarang kita diami.

Pergerakan diawali dengan menunjamnya lempeng dasar samudera yang disebabkan oleh desakan lempeng benua yang lebih tebal dan keras dan di tempat inilah terbentuk palung laut (dasar laut yang dalam dan memanjang). Dampak dari pergerakan lempeng terhadap wilayah Indonesia membuat wilayah Indonesia rawan akan gempa bumi (namun juga kaya sumber daya mineral). Padahal Indonesia terletak pada pertemuan empat lempeng besar dunia (Lempeng Eurasia, Indo-Australia, Filipina dan Pasifik).

Lempeng-lempeng itu selalu bergerak 5-9 cm per tahun dan karena massa batuan yang bergerak besar maka energi yang dihasilkan besar pula. Hal tersebut berdampak bukan hanya pada banyaknya aktivitas vulkanis dan tektonis di Indonesia, tapi juga tenaga besar yang terjadi pada fenomena-fenomena tersebut.

Referensi:
https://www.academia.edu/8360058/PROSES_TERBENTUKNYA_KEPULAUAN_INDONESIA
https://brainly.co.id/tugas/585998/