Sejarah Masuk Islamnya Khalifah Umar bin Khattab

41

Sejarah Masuknya Umar bin Khattab ke Agama Islam,- Pada kesempatan kali ini saya sedikit membagikan informasi mengenai masuknya salah satu khalifah pada zaman Rasulullah saw. yakni Umar bin Khattab, berikut ulasan singkat tentang masuknya Umar bin Khatab ke Agama Islam.

Sejarah Masuknya Umar bin Khattab ke Agama Islam

Allah memperkuat agama Islam dan umat Islam dengan masuk Islamnya Umar bin Khattab Al-Adi Al-Quraisy. Ia seorang laki-laki yang ditakuti, memiliki kekuatan dan kesadaran terhadap harga diri, tidak mau dihina. Rasulullah saw. sangat mengharapkan keislamannya. Sebelum Rasulullah saw. selalu mendoakannya agar masuk Islam.

Kisah keislaman Umar berawal dari keislaman adiknya Fatimah binti Khattab dan suaminya Sa’id bin Zaid. Walau keduannya menyembunyikan keislamannya dari Umar. Ketika itu Khabab bin Al-Arut sering menemui fatimah dan suaminya secara sembunyi-sembunyi untuk mengajarkan Al-Quran.

Suatu saat Umat membawa pedang terhunus hendak membunuh Nabi Muhammad saw., dan para sahabat. Ia diberitahukan bahwa Nabi Muhammad saw. berada di bukit Shafa. Di tengah perjalanan ia bertemu dengan Nuaim bin Abdullah yang telah masuk Islam. Oleh Nuaim ia diberitahu bahwa saudara perempuannya telah masuk Islam. Akhirnya Umar kembali ke rumah dan menemui adiknya , ketika mendengar kedatangan Umar, Khabab sembunyi sedang Fatimah menyembunyikan lembaran kitab.

Ketika sudah mendekat rumah, Umar sempat mendengar bacaan Khabab, lalu ia bertanya siapa yang membaca tadi. Walau Fatimah tidak terus terang menjawab tapi Umar terus bertanya dan mengatakan bahwa ia diberitahu Nuaim bahwa Fatimah sudah masuk Islam. Lalu Umar mencengkram Sa’id bin Zaid, dan Fatimah mencoba membela, tetapi dia dipukul Umar hingga jatuh dan mengeluarkan darah, Lalu Fatimah dan suaminya mengakui bahwa ia telah masuk Islam.

Ketika Umar menyaksikan darah saudara perempuannya, ia menyesali apa yang ia lakukan. Ia meminta lembaran yang dibaca dan didengar tadi, dan ia ingin mengetahui apa yang dibawa Muhammad saw. Tetapi fatimah meminta Umar untuk bersuci, karena ia najis sebab  melakukan perbuatan syirik, dan mengatakan bahwa Al-Quran tidak boleh disentuh kecuali dalam keadaan suci.

Lalu umar mandi dan bersuci, lalu membaca lembaran yang bertuliskan Surah Taha, hingga Umar terpesona dengan keindahan kata-kata itu. Lalu Khabab keluar dan mengharapkan Umar untuk masuk Islam. Lalu Umar minta ditunjukkan keberadaan Muhammad saw. untuk mengakui ajarannya dan berislam. Umar menuju tempat Rasul, ketika sampat di tempat Rasulullah saw., Umar menyatakan keislamannya. Setelah keislaman Umar, makin kuatlah dakwah Islam, dan makin gentarlah para kafir Quraisy.

Islam mulai tersebar di berbagai kabilah. Kaum kafir lalu melakukan pertemuan. Mereka merencanakan menulis surah kesepakatan untuk memboikot Bani Hasyim dan Bani Muthalib. Mereka sepakat untuk tidak melakukan pernikahan, perdagangan, dengan kedua suku itu. Hal ini terjadi di bulan Muharram tahun ke-7 dari kenabian.

Sehingga Bani Hasyim merasa kepayahan karena blokade ini, sampai mereka memakan daun-daunan, dan banyak yang kelaparan dan ini berlangsung selama tiga tahun. Dalam keadaan seperti itu, Rasul tetap berdakwah siang dan malam baik terang-terangan maupun dengan sembunyi. Dan Bani Hasyim tetap sabar dalam menjalani cobaan itu. Hingga akhirnya pemboikotan itu berhenti.

Kesedihan Rasulullah saw. makin menjadi ketika Abu Thalib dan Khadijah r.a wafat pada tahun yang sama, yakni tahun ke-10 dari kenabian. dan disebut ‘Amul Huzni (tahun yang penuh kesedihan). Keduannya adalah sahabat yang sangat baik, taat, sangat setia, selalu menolong dan memberi dukungan kepada Rasulullah saw. Abu Thalib belum sempat masuk Islam sehingga kesedihan dan penderitaan ┬áRasulullah saw. makin berat.

Nah itulah sedikit cerita menganai masuknya Khalifah Umar bin Khattab ke Agama Islam, sekian dan terima kasih.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here