5 Tugas Utama Pasukan Sekutu AFNEI di indonesia

451

Tugas AFNEI di Indonesia – Seiring dengan kemenangan Sekutu dalam Perang Dunia II atas Jepang, pasukan Sekutu datang dan mendarat di Indonesia yang sebelumnya diduduki oleh pasukan Jepang. Pasukan Sekutu ini disebut dengan AFNEI (Allied Forces Netherlands East Indies).

Pasukan Sekutu ini awalnya bertujuan untuk melucuti pasukan Jepang di Indonesia dan mengembalikan pasukan Jepang ke negaranya. AFNEI juga bertugas menjaga perdamaian, membebaskan orang Belanda dan Eropa lainnya yang sebelumnya ditahan Jepang, serta mengadili pasukan jepang yang diduga melakukan kejahatan perang selama pendudukan Indonesia.

Namun kemudian pasukan Sekutu membebaskan dan mempersenjatai para tahanan Belanda, dan membantu Netherlands Indies Civil Administration (NICA) untuk membentuk kembali pemerintahan Hindia Belanda dan menjadikan kembali Indonesia sebagai wilayah jajahan Belanda.

Pasukan Sekutu juga berupaya melucuti dan membubarkan pasukan Tentara Keamanan Rakyat (TKR). Hal ini menyebabkan konflik dan berbagai pertempuran antara pasukan Sekutu dan terntara Indonesia di berbagai daerah.

Contoh konflik antara Pasukan Sekutu dan pejuang Indonesia ini adalah pertempuran Ambarawa (20 Oktober 1945 – 15 Desember 1945) dan pertempuran Surabaya (10 November 1945).

Tugas Utama AFNEI di Indonesia

AFNEI adalah pasukan sekutu yang bertugas di indonesia yang mempunyai tugas utama melucuti senjata orang-orang jepang dan memulangkan mereka ke negaranya, membebaskan orang-orang sekutu yang di tawan jepang, dan menerima penyerahan kekuasaan dari jepang.  Berikut 5 tugas utama AFNEI di Indonesia lengkap.

  1. Menerima penyerahan kekuasaan dari tangan Jepang.
  2. Membebaskan para tawanan perang dan interniran Sekutu.
  3. Melucuti orang-orang Jepang dan kemudian dipulangkan ke negaranya.
  4. Menjaga keamanan dan ketertiban (law and order).
  5. Menghimpun keterangan guna menyelidiki  pihak-pihak yang dianggap sebagai penjahat perang.

Pasukan Sekutu (AFNEI) awalnya disambut baik, karena tujuannya hanya menerima penyerahan diri pasukan Jepang dan memulangkan pasukan ini kembali ke Jepang. Namun, kemudian hubungan pasukan Sekutu dengan Indonesia berubah menjadi permusuhan karena adanya pihak Belanda, yaitu NICA, yang menumpang Sekutu untuk kembali ke Indonesia dan menjadikan Indonesia sebagai ajjahan Belanda lagi.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here